<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Liputan &#8211; Nafiri News</title>
	<atom:link href="https://nafirinews.com/category/liputan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nafirinews.com</link>
	<description>Informatif dan Edukatif</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Aug 2026 14:37:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>Delegasi Tiga Negara ASEAN Pelajari Langsung Program LKLB Indonesia</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/08/22/delegasi-tiga-negara-asean-pelajari-langsung-program-lklb-indonesia/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/08/22/delegasi-tiga-negara-asean-pelajari-langsung-program-lklb-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 14:37:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1349</guid>

					<description><![CDATA[Delegasi Tiga Negara ASEAN Pelajari Langsung Program LKLB Indonesia Jakarta, 21 Agustus 2026– Enam delegasi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Delegasi Tiga Negara ASEAN Pelajari Langsung Program LKLB Indonesia</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1350" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260822-WA0044-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260822-WA0044-300x200.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260822-WA0044-1024x682.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260822-WA0044-768x512.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260822-WA0044-1536x1023.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260822-WA0044.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1351" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260822-WA0045-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260822-WA0045-300x200.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260822-WA0045-1024x682.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260822-WA0045-768x512.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260822-WA0045-1536x1023.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260822-WA0045.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Jakarta, 21 Agustus 2026– Enam delegasi dari tiga negara sahabat di Asia Tenggara, yaitu Kamboja, Laos, dan Vietnam, datang ke Indonesia untuk mempelajari secara langsung Program Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) yang telah diinisiasi Institut Leimena bersama berbagai mitra lembaga pendidikan dan keagamaan. Para delegasi tersebut hadir selama hampir sepekan di Jakarta pada 19-23 Agustus 2026 untuk mendengarkan dan mengobservasi pengalaman Indonesia dalam menjalankan Program LKLB yang telah melatih lebih dari 11.000 guru dan pendidik.</p>
<p>Delegasi dari ketiga negara tersebut sebagian besar berasal dari lembaga pemerintah di masing-masing negara, yaitu Kementerian Kultus dan Agama Kerajaan Kamboja dan Universitas Buddha Preah Sihanouk Raja di Phonm Penh, Departemen Etnis dan Urusan Keagamaan di bawah Kantor Perdana Menteri Laos, dan Akademi Nasional Politik Ho Chi Minh yang merupakan lembaga setingkat Kementerian di bawah pimpinan tertinggi negara Vietnam yaitu Politburo Partai Komunis.</p>
<p>“Kita ingin berbagi pengalaman yang kita miliki di Indonesia karena Program Literasi Keagamaan Lintas Budaya ini bertujuan membangun kohesi sosial dan berkaitan erat dengan upaya bangsa kita dalam mengelola keberagaman,” kata Direktur Eksekutif Institut Leimena, Matius Ho, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Matius menjelaskan kehadiran para delegasi untuk mengikuti Program Immersion LKLB mendapat sambutan baik dari Pemerintah Indonesia. Mereka mengikuti sesi paparan dan melakukan audiensi dengan Kementerian/lembaga di Indonesia untuk mendengarkan pengalaman dari pihak pemerintah dalam menjalankan Program LKLB bersama Institut Leimena dan mitra lainnya.</p>
<p>“Kami memandang baik berbagi pengalaman Program LKLB ini dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Bukan mencoba meniru apa yang kita lakukan di Indonesia karena setiap negara pasti mempunyai konteks berbeda. Kami ingin mereka melihat bahwa berdasarkan apa yang dipelajari dari Indonesia, ada hal-hal baik yang bermanfaat untuk negara mereka dan dari sana kita bisa membangun kerja sama,” kata Matius.</p>
<p>Matius mengatakan Program Immersion LKLB telah dilaksanakan empat kali sejak tahun 2025. Total sebanyak 24 delegasi dari lima negara ASEAN yaitu Kamboja, Filipina, Laos, dan Vietnam, telah datang untuk belajar Program LKLB di Indonesia.</p>
<p>Matius mengatakan Program Immersion memberikan pengalaman menyeluruh kepada delegasi ASEAN untuk mempelajari model LKLB Indonesia. Diantaranya, delegasi dari Kementerian Pendidikan Dasar, Tinggi, dan Teknis Wilayah Otonom Bangsamoro di Mindanao (BARMM), Filipina, diajak untuk melihat Program LKLB untuk Perdamaian di Ambon, Maluku, yang memiliki kemiripan trauma konflik sosial.</p>
<p>*Tiga Kompetensi LKLB*<br />
Mantan Menteri Luar Negeri sekaligus Senior Fellow Institut Leimena, Alwi Shihab, mengatakan Program LKLB berkontribusi membangun toleransi dan kerja sama di kawasan Asia Tenggara dengan memperkuat kompetensi untuk hidup dalam masyarakat majemuk. LKLB mencakup tiga kompetensi utama yaitu pribadi, komparatif, dan kolaboratif.</p>
<p>“Dimulai dari kompetensi pribadi artinya kita mengetahui betul inti dari ajaran agama kita dalam memandang orang lain yang berbeda. Misalnya Islam tidak pernah mengajarkan intoleransi, bahkan Islam menganjurkan kita bekerja sama,” kata Alwi.</p>
<p>Alwi menambahkan Program LKLB di Indonesia diawali kegelisahan karena tingginya angka intoleransi di kalangan guru agama berdasarkan survei dari UIN Syarif Hidayatullah tahun 2019. Itu sebabnya, Program LKLB yang dimulai tahun 2021 menyasar kepada pelatihan guru madrasah lalu semakin berkembang untuk pelatihan sosial kultural untuk aparatur sipil negara (ASN) sebagai perekat bangsa.</p>
<p>Peneliti International Institute of Social Studies (ISS) Erasmus University Rotterdam, Yuyun Wahyuningrum, mengatakan ada keingintahuan di ASEAN untuk mengenal LKLB dan bagaimana pendekatan itu beroperasi dalam konteks Indonesia. Ia menegaskan LKLB tidak hanya praktis tetapi juga doable, artinya bisa diterapkan dalam berbagai konteks masyarakat.</p>
<p>“LKLB merupakan salah satu metodologi yang dianggap bisa direplikasikan di konteks negara-negara Asia Tenggara,” kata Yuyun.</p>
<p>Yuyun mengatakan ASEAN sendiri telah mengadopsi pendekatan LKLB ke dalam cetak biru Visi Komunitas ASEAN 2045 pada pilar Komunitas Sosial Politik dan pilar Sosial Budaya, dalam rangka mencapai kohesi sosial, perdamaian, dan Pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>“LKLB adalah kerja keras, kerja bersama, kerja terus-menerus, dan kerja meluas. Jadi karena setiap orang berbeda, konteks juga berbeda, maka harus dilakukan terus menerus. Inilah yang dilakukan Institut Leimena, tidak hanya dengan guru agama di Indonesia tapi juga aktor-aktor penting di luar Indonesia,” kata Yuyun.</p>
<p>Maha Nayaka Sangha Agung Indonesia, Bhante Partono Nyana Suryanadi Mahathera, mengatakan dalam konteks ASEAN, keberagaman bukan sekadar kenyataan sosial, tetapi kekuatan yang harus dikelola dengan baik agar tidak menjadi sumber konflik. Ia mengatakan pendekatan LKLB berhasil mempertemukan berbagai perspektif keagamaan dalam suasana yang setara.</p>
<p>“Saya melihat bahwa LKLB ini sangat penting untuk membangun kepercayaan dan memperluas dialog,” kata Partono.</p>
<p>Wakil Asia di Dewan Gereja-gereja Sedunia dan Senior Fellow Institut Leimena, Pdt. Henriette T. Hutabarat, menegaskan bahwa agama dan budaya adalah dua elemen tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Itu sebabnya, transformasi masyarakat baru bisa terjadi melalui kedua hal tersebut.</p>
<p>“LKLB adalah ruang aman untuk menanyakan hal-hal yang dianggap sensitif karena kita harus meresponinya secara jujur dengan tetap menghargai perbedaan yang ada,” kata Henriette.</p>
<p>Program Immersion LKLB menghadirkan narasumber sejumlah pejabat pemerintah dan tokoh agama termasuk Alwi Shihab, Pdt. Henriette, dan Bhante Partono. Selain mendengar paparan, para delegasi juga diajak melakukan audiensi ke Kementerian Luar Negeri, dan mengunjungi Masjid Istiqlal.</p>
<p>Delegasi dari ketiga negara tersebut juga melakukan observasi workshop LKLB di Jakarta mulai Jumat (21/8) sampai Minggu (23/8) yang diikuti lebih dari 40 guru dari sejumlah provinsi di Indonesia. Di dalam workshop, para delegasi melihat bagaimana pendekatan LKLB diinsersikan ke dalam pembelajaran di sekolah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/08/22/delegasi-tiga-negara-asean-pelajari-langsung-program-lklb-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PEMKRIS Resmi dilantik dan Deklarasikan Diri sebagai Rumah Besar Pemimpin dan Tokoh Kristen Indonesia</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/08/21/pemkris-resmi-dilantik-dan-deklarasikan-diri-sebagai-rumah-besar-pemimpin-dan-tokoh-kristen-indonesia/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/08/21/pemkris-resmi-dilantik-dan-deklarasikan-diri-sebagai-rumah-besar-pemimpin-dan-tokoh-kristen-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 06:15:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1341</guid>

					<description><![CDATA[PEMKRIS Resmi dilantik dan Deklarasikan Diri sebagai Rumah Besar Pemimpin dan Tokoh Kristen Indonesia Jakarta,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PEMKRIS Resmi dilantik dan Deklarasikan Diri sebagai Rumah Besar Pemimpin dan Tokoh Kristen Indonesia</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1343" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0014-1-300x117.jpg" alt="" width="300" height="117" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0014-1-300x117.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0014-1-1024x401.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0014-1-768x300.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0014-1-1536x601.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0014-1.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1344" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0013-300x124.jpg" alt="" width="300" height="124" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0013-300x124.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0013-1024x422.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0013-768x316.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0013.jpg 1440w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Jakarta, 20 Agustus 2026 – Perkumpulan Pemimpin dan Tokoh Kristen Bersatu (PEMKRIS) resmi menggelar press conference, pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP), serta deklarasi organisasi di CWS Hall Gedung Kenanga, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (20/8). Kehadiran PEMKRIS menjadi langkah awal dalam membangun wadah bersama bagi para pemimpin dan tokoh Kristen lintas denominasi dan lintas latar belakang di Indonesia.</p>
<p>PEMKRIS hadir sebagai organisasi yang menghimpun berbagai unsur masyarakat Kristen, mulai dari rohaniawan, cendekiawan, akademisi, birokrat, politisi, pengusaha, hingga tokoh dari kalangan militer dan kepolisian. Organisasi ini membawa visi untuk menjadi rumah besar bersama bagi seluruh pemimpin dan tokoh Kristen interdenominasi di Indonesia, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendampingi, mengawal, mengadvokasi, dan memperjuangkan hak-hak konstitusional umat Kristen.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1345" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0011-300x92.jpg" alt="" width="300" height="92" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0011-300x92.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0011-1024x314.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0011-768x236.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0011-1536x472.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0011.jpg 1599w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1346" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0012-300x152.jpg" alt="" width="300" height="152" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0012-300x152.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0012-1024x518.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0012-768x389.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0012-1536x778.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0012.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Ketua Umum DPP PEMKRIS, Bishop Dr. Joshua BJJ. Tewuh, M.Th, mengatakan bahwa PEMKRIS dibentuk sebagai ruang untuk menyatukan potensi, pemikiran, dan peran para pemimpin serta tokoh Kristen dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.<br />
“PEMKRIS hadir untuk menjadi rumah besar bersama. Kami ingin membangun persatuan, memperkuat peran kepemimpinan, serta menghadirkan wadah yang mampu mendampingi dan memperjuangkan berbagai kepentingan umat secara konstruktif, dialogis, dan sesuai dengan koridor hukum serta konstitusi,” ujar Bishop Dr. Joshua BJJ. Tewuh, M.Th.<br />
Mengawal Hak Konstitusional dan Membangun Sinergi</p>
<p>PEMKRIS menyatakan komitmennya untuk aktif dalam berbagai bidang, termasuk hukum dan hak asasi manusia, sosial, budaya, pendidikan Kristen, moderasi beragama, hingga hubungan internasional. Organisasi ini juga menempatkan dirinya sebagai pihak yang terbuka, ekumenis, interdenominasi, lintas golongan, dan independen serta tidak menjadi bagian, baik secara langsung maupun tidak langsung, dari partai politik.<br />
Dalam menjalankan perannya, PEMKRIS memiliki sejumlah fungsi strategis, antara lain sebagai kolaborator dalam membangun sinergi dengan pemerintah, konektor bagi para pemimpin dan tokoh Kristen, mediator dalam penyelesaian berbagai persoalan, hingga navigator bagi pengembangan kehidupan Kekristenan di Indonesia.</p>
<p>Salah satu agenda yang akan dikembangkan adalah penyediaan wadah atau Crisis Center sebagai pusat pelaporan berbagai persoalan mendesak yang berpotensi merugikan hak-hak konstitusional umat Kristen, baik secara individu maupun kelembagaan.<br />
Selain itu, PEMKRIS juga berencana menjalankan berbagai program seperti pengembangan kaderisasi kepemimpinan, seminar, diskusi, lokakarya, kajian akademik, kegiatan sosial dan kemanusiaan, pendampingan terhadap lembaga pendidikan Kristen, serta penguatan kerja sama dengan jaringan pemimpin Kristen di tingkat internasional.</p>
<p>Pelantikan DPP dan Deklarasi PEMKRIS<br />
Pelantikan Ketua Umum DPP PEMKRIS dilakukan oleh Irjen Pol. (Purn.) Dr. Ronny F. Sompie, S.H., M.H. selaku Ketua Dewan Pengawas. Acara juga menghadirkan sejumlah tokoh dalam struktur organisasi PEMKRIS, termasuk Prof. Dr. Yasonna H. Laoly, Ph.D sebagai Ketua Dewan Pembina, Jend. (Purn.) Herman B. Leopold Mantiri sebagai Ketua Dewan Pelindung, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Dharma Pongrekun sebagai Anggota Kehormatan, Prof. Thomas Pentury, M.Si sebagai Ketua Dewan Pakar, Brigjen (Purn.) Karel Albert Ralahalu sebagai Ketua Dewan Penasihat, serta Dr. Jimmy MR Lumintang, MA, MBA, MTH sebagai Ketua Dewan Pertimbangan.<br />
Melalui deklarasi ini, PEMKRIS menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang dapat menjadi wadah pemersatu sekaligus penggerak kontribusi para pemimpin dan tokoh Kristen bagi kemajuan Indonesia.</p>
<p>Keberadaan PEMKRIS juga telah memiliki dasar legal formal melalui Surat Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0001173.AH.01.07.TAHUN 2026 yang diterbitkan pada 11 Maret 2026.<br />
Dengan mengusung semangat “Jaga, Kawal &amp; Advokasi Kekristenan di Indonesia” PEMKRIS berharap dapat memperkuat persatuan, membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, serta mengambil peran konstruktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menuju Indonesia yang semakin maju, adil, dan harmonis.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/08/21/pemkris-resmi-dilantik-dan-deklarasikan-diri-sebagai-rumah-besar-pemimpin-dan-tokoh-kristen-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aras Gereja Nasional Bersama JDN, FGBMFI, Gelar Momentum Kesatuan Doa Nasional 2026 MKDN Mengajak Umat Tuhan Bersyukur Bertobat dan Bersatu Sebagai Tubuh Kristus</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/08/18/aras-gereja-nasional-bersama-jdn-fgbmfi-gelar-momentum-kesatuan-doa-nasional-2026-mkdn-mengajak-umat-tuhan-bersyukur-bertobat-dan-bersatu-sebagai-tubuh-kristus/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/08/18/aras-gereja-nasional-bersama-jdn-fgbmfi-gelar-momentum-kesatuan-doa-nasional-2026-mkdn-mengajak-umat-tuhan-bersyukur-bertobat-dan-bersatu-sebagai-tubuh-kristus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 02:24:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1336</guid>

					<description><![CDATA[Aras Gereja Nasional Bersama JDN, FGBMFI, Gelar Momentum Kesatuan Doa Nasional 2026 MKDN Mengajak Umat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Aras Gereja Nasional Bersama JDN, FGBMFI, Gelar Momentum Kesatuan Doa Nasional 2026<br />
MKDN Mengajak Umat Tuhan Bersyukur Bertobat dan Bersatu Sebagai Tubuh Kristus</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1337" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260818-WA0006-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260818-WA0006-300x169.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260818-WA0006-1024x576.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260818-WA0006-768x432.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260818-WA0006-1536x864.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260818-WA0006.jpg 1599w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1338" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260818-WA0008-300x159.jpg" alt="" width="300" height="159" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260818-WA0008-300x159.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260818-WA0008.jpg 705w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Jakarta Para pemimpin aras gereja nasional yang diwakili oleh PGI, KWI, PGLII, PGPI, PGBI, GOI, Bala Keselamatan, dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, bersama Jaringan Doa Nasional (JDN), Full Gospel Business Men&#8217;s Fellowship International (FGBMFI), dan berbagai gereja, lembaga pelayanan, jaringan doa, dan komunitas Kristen, menginisiasi Momentum Kesatuan Doa Nasional (MKDN) 2026 bertepatan dengan HUT Ke 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2026 bertempat di Balai Sarbini Semanggi Jakarta Selatan.<br />
Momentum doa yang mengusung subtema “Kolektif, Sinergi, dan Bertumbuh untuk Kebangkitan Indonesia,” MKDN menjadi panggilan bagi umat Tuhan untuk merendahkan diri, berdoa, mencari wajah Tuhan, dan berbalik dari jalan-jalan yang jahat, sebagaimana tertulis dalam 2 Tawarikh 7:14.<br />
Darwin Darmawan, Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menekankan pentingnya doa sebagai cara untuk mengetahui keinginan Tuhan atas Bangsa Indonesia.<br />
“Kita memerlukan doa. Melalui doa, kita akan memahami apa yang Tuhan inginkan bagi Indonesia,” katanya.<br />
Dalam kesempatan itu Toni Mulya menegaskan bahwa MKDN bukan sekadar acara, tetapi momentum Gereja untuk mengambil posisi dan berdiri bersama bagi Indonesia. Lebih lanjut bahwa acara ini secara nasional, MKDN dilaksanakan serentak di 620 titik yang tersebar di 38 provinsi, mencakup berbagai kota dan wilayah di Indonesia.<br />
Aristakus sebagai fasilitator umum JDN menjelaskan bahwa keserentakan ini menjadi wujud nyata kesatuan Tubuh Kristus dalam membawa bangsa Indonesia dalam doa.<br />
Acara nasional di gelar di Balai Sarbini, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026, pukul 15.0021.00 WIB, dengan puncak acara pukul 17.30–21.00 WIB. Di mana acara ini melibatkan para pemimpin gereja, hamba Tuhan, serta pelayan pujian dari berbagai latar belakang gereja.<br />
Para pemuji yang meramaikan acara doa nasional ini diantaranya Ps. Sidney Mohede (JPCC Worship) yang memimpin penyembahan melalui lagu “Doa Kami”, Eldhy Victor, IFGF Praise, GKII Worship Team, Paduan Suara Bala Keselamatan, Gekari Damai Sejahtera Worship Team, dan JDN Worship Team.<br />
Ps. Edy Leo pada kesempatan ini menegaskan melalui MKDN, umat Tuhan diajak untuk bersyukur, bertobat, berdoa, bersatu sebagai Tubuh Kristus, dan mendeklarasikan iman atas Indonesia. Semangat MKDN juga diwujudkan melalui Indonesia Menyembah 5, dengan mendorong gereja-gereja di berbagai kota membangun mezbah doa dan penyembahan bagi bangsa.<br />
“Mari kita tangkap momentumnya, bangkitkan para pendoa, satukan Gereja, dan berdiri bagi Indonesia.” 2 Tawarikh 7:14 &#8220;Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.&#8221; tegas Aristakus Tarigan panitia Momentum Kesatuan Doa Nasional 2026.<br />
Dalam puncak doa nasional para pimpinan dan tokoh gereja mendeklarasikan pentingnya kesatuan tubuh Kristus.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/08/18/aras-gereja-nasional-bersama-jdn-fgbmfi-gelar-momentum-kesatuan-doa-nasional-2026-mkdn-mengajak-umat-tuhan-bersyukur-bertobat-dan-bersatu-sebagai-tubuh-kristus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>YKI dan Sinior GMKI Gelar Refleksi 81 Tahun Merdeka Ternyata Kemerdekaan Masih Harus Diperjuangkan</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/08/14/yki-dan-sinior-gmki-gelar-refleksi-81-tahun-merdeka-ternyata-kemerdekaan-masih-harus-diperjuangkan/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/08/14/yki-dan-sinior-gmki-gelar-refleksi-81-tahun-merdeka-ternyata-kemerdekaan-masih-harus-diperjuangkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 10:56:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1326</guid>

					<description><![CDATA[YKI dan Sinior GMKI Gelar Refleksi 81 Tahun Merdeka Ternyata Kemerdekaan Masih Harus Diperjuangkan oleh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>YKI dan Sinior GMKI Gelar Refleksi 81 Tahun Merdeka Ternyata Kemerdekaan Masih Harus Diperjuangkan</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1327" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260814-WA0018-300x238.jpg" alt="" width="300" height="238" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260814-WA0018-300x238.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260814-WA0018-1024x813.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260814-WA0018-768x610.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260814-WA0018.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1333" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260814-WA0019-300x238.jpg" alt="" width="300" height="238" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260814-WA0019-300x238.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260814-WA0019-1024x813.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260814-WA0019-768x610.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260814-WA0019.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />oleh<br />
Jakarta Jelang perayaan 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia Yayasan Komunikasi Indonesia (YKI) bersama PNPS GMKI Medan yang ada di Jabodetabek menggelar refleksi dalam malam renungan bertempat di Sekretariat YKI Jalan Matraman 10 Jakarta Timur Kamis 13 Agustus 2026.</p>
<p>Reflesi dan malam renungan diawali dengan diskusi yang menghadirkan tiga narasumber antaranya Prof. Hendrawan Supratikno direktur megawati institute dan juga dosen di UKSW, Huriyah direktut Puskopal Universitas Indonesia dan Pdt Dr. Darwin Darmawan sekretaris Umum Persekutuan Gereja Gereja di Indonesia (PGI) dengan moderator Hellen Sinambor wartawan sinior Kompas Gramedia.</p>
<p>Prof Hendrawan mengutip kembali pidato Soekarno tentang kesejahteraan sosial saat mendirikan bangsa dengan sebuah obsesi keadilan dengan cara yang tertera dalam UUD 45 dengan merumuskan Sistem Ekonomi Nasional berdasarkan Pasal 33 UUD 1945 Kesejahteraan Sosial sebagai tujuan utama di setiap sendi kehidupan ekonomi. Bung Karno menegaskan Pasal 33 bermakna kolektivitas, bukan individualisme yang mementingkan diri sendiri.</p>
<p>Lebih lanjut Hendrawan mengatakan bahwa para pendiri bangsa mulai dari Bung Karno, Hatta hingga tokoh kabinet pertama seperti M. Natsir dan Sjafruddin Prawiranegara meletakkan fondasi ekonomi untuk rakyat.</p>
<p>Namun kini, lanjutnya, kita dihadapkan pada pertanyaan besar: Apakah visi ekonomi pembangunan yang diusung hari ini masih dijalankan atas nama keadilan?</p>
<p>Hendrawan lugas setelah 81 tahun merdekaan cita-cita kemerdekaan masih jauh kalau ada seperti yang disampaikan Ignas Kleden baru pada proses pemerdekaan dan kenyataannya semakin hari semakin berat. Karena masih ada virus ketakutan kalaupun ada optimisme itupun hanya optimisme cari muka.</p>
<p>Sedangkan Huriyah direktur Puskopol UI mengawali paparannya dengan menegaskan bahwa hari ini yang kita butuhkan kemarahan secara kolektif bukan untuk anarki tetapi kemarahan ubtuk berbuat sesuatu.</p>
<p>Kenapa di setiap masuk bulan Agustus kata Huriyah kita merasakan perasaan antara senang dan sedih karena kebebasan dan merdeka itu mahal</p>
<p>Ketika merayakan kemerdekaan setiap tahun harusnya bukan menglorifikasi kemerdekaan merebut penjajah. Tapi tiap HUT kemerdekaan kita merenung atau merefleksi tentang di mana rasa persaudaraan dan masih berkomitmen untuk melawan kolonial dalam bentuk apapun.</p>
<p>Tak dipungkiri kalaupun ada bagian yang mau merdeka jangan- jangan sudah tidak sama dengan cita cita kemerdekaan. Untuk itu pertanyaan bagi kita apakah saat refleksi ini apa masih ada spirit yang sama untuk menghidupi bangsa.</p>
<p>Menurut Huriyah bahwa merdeka hari bukan sekedar bebas dari kemerdekaan penjajah tetapi kemerdekaan bebas berpikir bebas ikut menentukan arah bangsa. Untuk itu tanpa demokrasi kemerdekaan hanya seremoni dan pesta</p>
<p>Pesannya sendiri buat sinior GMKI sebagai gerakan bukan melawan pemerintah yang menyimpang tetapi juga polarisasi di tengah masyarakat karena pemerintah dan pengusaha bergandeng tangan untuk menindas artinya bukan hanya seruan tetapi memberikan pendidikan politik masyarakat agar mau mengkritisi kekuasaan.</p>
<p>Sementara Pdt. Darwin Darmawan Sekum PGI mengajak melihat realitas yang jujur: sejak reformasi 1998, banyak harapan perubahan, namun pada akhirnya mereka yang memegang kendali perubahan pun ternyata tidak jauh berbeda dari yang sebelumnya. Hakikat kekuasaan cenderung memperbudak jika tidak dikontrol dan tingkat korupsi yang terus meningkat adalah bukti nyatanya.</p>
<p>Beliau mengingatkan ajaran iman Kristen: manusia cenderung jatuh ke dalam dosa, termasuk dosa kekuasaan. Kesadaran ini harus dimiliki setiap orang agar tidak mudah memuja kekuasaan dan melupakan kebenaran. Politik tidak boleh dilihat hitam-putih semata, tetapi harus dilihat dalam spektrum yang luas. Kita adalah terang dunia di mana terang itu bersinar, di sana kebenaran ditegakkan.</p>
<p>&#8220;Kekuasaan harus dikontrol. Republik ini belum selesai dibangun. Dan yang paling penting: Republik ini milik kita semua, bukan milik rezim yang sedang berkuasa.&#8221;</p>
<p>Darwin juga menyinggung ketimpangan pembangunan, termasuk janji pembangunan di Papua yang masih menjadi pertanyaan besar. Kita semua harus bertanya pada diri sendiri: Apakah hukum benar-benar berlaku untuk semua? Atau hanya untuk rakyat kecil? Jika kita hanya sibuk mengkritik tanpa mengintrospeksi diri, kita sendiri yang akan tergelincir.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/08/14/yki-dan-sinior-gmki-gelar-refleksi-81-tahun-merdeka-ternyata-kemerdekaan-masih-harus-diperjuangkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sambut 200 Peserta NBC III PS GMKI, Panitia Lokal Audiensi Ke Sinode GKPB</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/07/22/sambut-200-peserta-nbc-iii-ps-gmki-panitia-lokal-audiensi-ke-sinode-gkpb/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/07/22/sambut-200-peserta-nbc-iii-ps-gmki-panitia-lokal-audiensi-ke-sinode-gkpb/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 01:07:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1321</guid>

					<description><![CDATA[Sambut 200 Peserta NBC III PS GMKI, Panitia Lokal Audiensi Ke Sinode GKPB Mangupura, 21...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sambut 200 Peserta NBC III PS GMKI, Panitia Lokal Audiensi Ke Sinode GKPB</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1322" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260722-WA0007-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260722-WA0007-300x169.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260722-WA0007-1024x576.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260722-WA0007-768x432.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260722-WA0007.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1323" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260722-WA0005-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260722-WA0005-300x169.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260722-WA0005-1024x576.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260722-WA0005-768x432.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260722-WA0005.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Mangupura, 21 July 2026-Pantia lokal Nasional Bible Camp(NBC) III 2026 Perkumpulan Senior GMKI(PS GMKI)lakukan audiensi ke Sinode Gereja Kristen Protestan Di Bali(GKPB) dalam rangka persiapan menyambut 200 peserta dari seluruh tanah air di Gedung Sinode GKPB pada selasa, 21 Juli 2026 yang disambut hangat oleh pimpinan Majelis Pekerja Harian(MPH) Sinode GKPB.</p>
<p>ketua panitia lokal sekaligus ketua PS GMKI Bali Pontas H.Simamora didampingi wakil Ketua 2 Petrus Analalo, sekrataris Panitia Ory Heingu Deta serta jajaran kepanitiaan lainnya dari GMKI diterima secara langsung oleh ketua dan sekrataris Sinode GKPB yaitu ketua Sinode Bishop Si Bagus Herman Suryadi dan sekrataris Umum Pdt.I Ketut Eddy Cahyana.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, Pontas Simamora menyampaikan apresiasi atas sambutan Sinode GKPB sekaligus memaparkan kesiapan pelaksanaan NBC III yang dijadwalkan berlangsung pada 22–25 Agustus 2026 di Desa Blimbingsari, Kabupaten Jembrana.</p>
<p>&#8220;Terima kasih atas kesediaan MPH Sinode GKPB menerima kami. Kehadiran kami merupakan bagian dari koordinasi persiapan Nasional Bible Camp III yang akan mempertemukan peserta dari berbagai daerah di Indonesia,&#8221; ucapnya</p>
<p>Menurutnya, NBC merupakan agenda nasional rutin PS GMKI yang sebelumnya telah diselenggarakan di Yogyakarta dan Palangka Raya. Tahun ini, Bali dipilih sebagai tuan rumah dengan Desa Blimbingsari sebagai pusat kegiatan.</p>
<p>Pemilihan Blimbingsari bukan tanpa alasan. Bagi Senior GMKI, desa tersebut menyimpan nilai historis sekaligus sosial yang relevan dengan semangat kegiatan. Selain dikenal sebagai desa dengan mayoritas penduduk Kristen di Pulau Bali, Blimbingsari juga memiliki sejarah panjang dalam perkembangan Kekristenan di Bali serta menjadi contoh keberhasilan masyarakat membangun desa melalui kolaborasi antara kehidupan bergereja, budaya Bali, dan pariwisata.</p>
<p>&#8220;Pertemuan ini merupakan bagian dari komitmen Pengurus Nasional Perkumpulan Senior GMKI untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Blimbingsari dipilih karena memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perkembangan Kekristenan di Bali,&#8221; kata Pontas.</p>
<p>Ketua Sinode GKPB, Bishop I Bagus Herman Suryadi, menyambut baik penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut. Ia menilai pemilihan Blimbingsari memiliki arti penting karena desa itu merupakan salah satu wilayah pelayanan GKPB.</p>
<p>&#8220;Terima kasih kepada Senior GMKI yang telah memilih Bali, khususnya Desa Blimbingsari, sebagai lokasi kegiatan nasional. Kami menyambut baik kehadiran peserta dari seluruh Indonesia,&#8221; ujarnya</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Umum GKPB, Pdt. I Ketut Eddy Cahyana, berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang pembinaan bagi peserta, tetapi juga membuka ruang dialog dengan masyarakat setempat, khususnya mengenai pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang berpijak pada nilai-nilai Kekristenan dan budaya lokal.</p>
<p>Ia juga menyambut baik rencana keterlibatan sejumlah peserta yang berlatar belakang pendeta maupun pelayan gereja untuk melayani ibadah Minggu di gereja-gereja GKPB di Blimbingsari.</p>
<p>&#8220;Silakan bersurat kepada Ketua Majelis Wilayah dengan tembusan kepada MPH Sinode GKPB agar pelayanan tersebut dapat dikoordinasikan,&#8221; katanya.</p>
<p>Desa yang Lahir dari Sejarah Migrasi</p>
<p>Pemilihan Blimbingsari juga menghadirkan dimensi sejarah yang kuat. Mengutip laman resmi Pemerintah Desa Blimbingsari, desa ini bermula dari perpindahan sejumlah warga Kristen dari Denpasar pada 1939 pada masa pemerintahan kolonial Belanda.</p>
<p>Sebanyak 30 orang lebih dahulu dikirim untuk merebas kawasan hutan di wilayah utara Melaya. Mereka membuka lahan pertanian sekaligus mempersiapkan permukiman bagi keluarga-keluarga yang kemudian menyusul bermigrasi.</p>
<p>Kawasan tersebut kala itu dipenuhi pohon belimbing yang berbunga tetapi tidak berbuah. Dari situlah nama Blimbingsari kemudian dikenal dan diwariskan hingga sekarang.</p>
<p>Seiring waktu, desa ini berkembang menjadi salah satu contoh pengembangan wisata berbasis masyarakat di Indonesia. Pada Wonderful Indonesia Tourism Award (WITA) 2017, Blimbingsari meraih Juara I kategori Community Based Tourism (CBT). Empat tahun kemudian, desa ini masuk dalam 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, sebagai pengakuan atas tata kelola pariwisata yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama.</p>
<p>Rangkaian NBC III akan diawali di Desa Blimbingsari sebagai lokasi utama kegiatan. Adapun malam penutupan yang dirangkai dengan malam budaya dijadwalkan berlangsung di Kampus Universitas Dhyana Pura (Undhira), Kabupaten Badung(**)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/07/22/sambut-200-peserta-nbc-iii-ps-gmki-panitia-lokal-audiensi-ke-sinode-gkpb/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Momentum Kesatuan Doa Nasional Diselenggarakan Bertepatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/07/21/momentum-kesatuan-doa-nasional-diselenggarakan-bertepatan-hut-ke-81-kemerdekaan-indonesia/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/07/21/momentum-kesatuan-doa-nasional-diselenggarakan-bertepatan-hut-ke-81-kemerdekaan-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:33:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1317</guid>

					<description><![CDATA[Momentum Kesatuan Doa Nasional Diselenggarakan Bertepatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia Menyambut  HUT ke-81 kemerdekaan  Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Momentum Kesatuan Doa Nasional Diselenggarakan Bertepatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1318" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260721-WA0031-300x238.jpg" alt="" width="300" height="238" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260721-WA0031-300x238.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260721-WA0031-1024x813.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260721-WA0031-768x610.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260721-WA0031-1536x1220.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260721-WA0031-2048x1626.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1319" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260721-WA0028-300x238.jpg" alt="" width="300" height="238" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260721-WA0028-300x238.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260721-WA0028-1024x813.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260721-WA0028-768x610.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260721-WA0028-1536x1220.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260721-WA0028-2048x1626.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Menyambut  HUT ke-81 kemerdekaan  Indonesia  Jaringan Doa Nasional (JDN) bersama  delapan Aras Gereja  Nasional, Forum Umat Kristen Indonesia (FUKRI) dan FGBMFI  akan menyelenggarakan  Momentum Kesatuan Doa Nasional (MKDN) pada Senin, 17 Agustus  2026.</p>
<p>“Momentum Kesatuan Doa Nasional merupakan seruan bagi seluruh umat Tuhan untuk merendahkan diri, berdoa, mencari  wajah Tuhan, dan berbalik dari jalan-jalan yang jahat seperti  tertulis 2  Taw  7:14,”  jelas Ps. Festy Sarumaha selaku Ketua Panitia MKDN pada konperensi  pers di Gereja Kristen Bersinar (GKB) Selasa, 21/07 dipandu Ps. Dr. Antonius Natan, M.A., Th.M ketua infokom PGLII yang juga dari FUKRI.</p>
<p>Mengusung subtema “Kolektif, Sinergi dan Bertumbuh untuk Kebangkitan Indonesia.”  MKDN mengajak seluruh Sinode, komunitas doa, dan umat percaya untuk memperkuat komitmen hidup dalam satu hati, satu iman, satu pengharapan, dan satu tubuh di dalam keesaan.</p>
<p>Gerakan doa bersama ini, sambung Festy, menjadi wujud ketaatan kepada Tuhan serta doa bagi transformasi Indonesia. MKDN sebagai respon atas situasi bangsa yang akhir-akhir ini dilanda berbagai krisis. Tidak bermaksud menghakimi pemerintah dan rakyat.</p>
<p>“Di masa-masa sulit, dimana ada ancaman PHK, pengangguran  dan lainnya,  hanya satu yang dilakukan bersatu dan berdoa  bersama berharap sama Tuhan. Mementum ini seruan untuk Kristus merendah diri mencari wajah Tuhan dalam tubuh Kristus,” tuturnya sembari menambahkan panitia berasal dari  lintas gereja, lintas generasi dan lintas denominasi.</p>
<p>Fasilitator Umum Jaringan Doa Nasional (JDN) Pdt. Aristarkus Tarigan, S.H., M.Th., M.Mis  melalui kegerakan doa ada  satu beban dan kerinduan bersama yang dialami Indonesia menghadapi badai dan  sekaligus merayakan HUT 81 kemerdekaan Indonesia. Kita punya beban sama berdoa untuk pemulihan nasional bersama.</p>
<p>“JDN sebagai katalisator, konektor dan mobilisator untuk gerakan doa bersama sehingga menyelenggarakan MKDN. Kalau kita satu tubuh bersama dengan Kristus sebagai kepala untuk pemulihan bangsa. Semua aras gereja nasional   sudah tanda tangan mendukung.  Ini milik Kristus milik bersama  dan kerinduan bersama satu tubuh Kristus.”</p>
<p>Perhelatan MKDN rencananya diselenggarakan  di  Balai Sarbini di Jakarta dengan melibatkan 1.200 peserta dari pukul 16.00- 21.00 malam dan Puncak Acara berlangsung 17.30-21.00.  Secara bersamaan juga digerakkan doa bersama di ibukota provinsi untuk membuat mezbah doa bersama-sama.</p>
<p>“Kalau kita semua merendahkan diri dihadapan Tuhan apa yang tidak bisa dicapai pasti bisa dicapai. Apalagi menghadapi persoalan multidimensi yang kita hadapi saat ini,” ujarnya.</p>
<p>Sementara Pembina JDN  Ps. Tony Mulia juga dari JDN mengungkapkan bahwa doa tidak pernah sia-sia. Dari lima tahun lalu Tuhan suruh kita membuat doa, sekarang untuk ke-5. Gerakan Doa yang 1-4 dilakukan di Semarang.</p>
<p>“Mengapa harus berdoa karena kita tidak bisa buat apa-apa lagi. Inspirasi dari Habakuk Pasal 1-3. Sekalipun mengalami badai kita harus  tetap menyembah dan berdoa. Sidney Mehode akan bernyanyi dan bersaksi tentang lagunya. Kegiatan nanti tidak ada kotbah semua setuju,” tuturnya.</p>
<p>Acara akan dilakukan live streaming sehingga  seluruh Indonesia bisa bersatu dan terlibat. Menarik ada satu segmen nanti ada anak-anak yang berdoa.</p>
<p>“Tidak hanya berdoa dan menyembah tapi nanti mendeklarasikan. Siang hari lebih banyak puji-pujian, lagu rohani daerah dll. Sampai saat ini sudah  51 kota di Indonesia akan turut serta,” tambah Festy sembari menambahkan bahwa panitia rutin melakukan puasa ester demi suksesnya MKDN.</p>
<p>Untuk peserta, lanjut  Tony Mulia MKDN lebih diprioritaskan para pemimpin gereja dan pelayan gereja maka akan registrasi Google Form. Lebih fokus menggerakkan pemimpin gereja dan pelayanan gereja. “Penekanan acara nanti penyembahan dan merendahkan diri minta intervensi Tuhan untuk pemulihan bangsa ini.”</p>
<p>Sekretaris Umum JDN Heri Purnomo mengatakan JDN  panggilan doa untuk pemulihan bangsa.</p>
<p>“Scope JDN adalah doa. Memang tidak cukup doa, ada pelayanan lain diambil kawan-kawan lain. Ini fokusnya doa makanya dalam kegiatan itu penanggung jawabnya JDN.”</p>
<p>Gerakan ini diharapkan semakin mempererat kesatuan Gereja Indonesia serta mendorong kepedulian terhadap  kehidupan rohani, sosial, ekonomi dan masa depan bangsa.</p>
<p>Kabar baiknya, acara MKDN menjadikan satu delapan lembaga aras gereja nasional PGI, KWI, PGLII, PGPI, PGBI, GOI, Bala Keselamatan, GMAHK bersama JDN, Full Gospel Business Men’s Fellowahip International (FGBMFI) serta lembaga pelayanan Kristen lainnya. Untuk berdoa bagi bangsa Indonesia Tuhan berdaulat atas pemulihan bangsa.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/07/21/momentum-kesatuan-doa-nasional-diselenggarakan-bertepatan-hut-ke-81-kemerdekaan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah RI Dr.Fajar Riza Ul Hag,M.Sc Hadir dan Menjadi Narasumber NUSANTARA KONFERENSI DOA</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/07/15/wakil-menteri-pendidikan-dasar-dan-menegah-ri-dr-fajar-riza-ul-hagm-sc-hadir-dan-menjadi-narasumber-nusantara-konferensi-doa/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/07/15/wakil-menteri-pendidikan-dasar-dan-menegah-ri-dr-fajar-riza-ul-hagm-sc-hadir-dan-menjadi-narasumber-nusantara-konferensi-doa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 10:33:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1309</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah RI Dr.Fajar Riza Ul Hag,M.Sc menjadi KeyNote Speaker...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1310" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0010-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0010-300x225.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0010-1024x768.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0010-768x576.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0010-1536x1152.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0010-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1311" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0012-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0012-300x225.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0012-1024x768.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0012-768x576.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0012-1536x1152.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0012-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1312" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0013-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0013-300x225.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0013-1024x768.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0013-768x576.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0013-1536x1152.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0013-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah RI Dr.Fajar Riza Ul Hag,M.Sc menjadi KeyNote Speaker (Penulis Buku “KRISTEN Muhamadiyah) Hadir dan Menjadi Narasumber NUSANTARA KONFERENSI DOA &#8211; SEMINAR HARI DOA NASIONAL 2026, Sukses diikuti Oleh ribuan Para Pemimpin Tokoh Kristen dari seluruh Indonesia Bahkan Bangsa-bangsa” Balikpapan, Bukit Doa Nusantara Balikpapan,03 Juli 2026*</p>
<p>Balikpapan, Jumat 03 Juli 2026 di Bukit Doa Nisantara dalam Rangka Hari Doa Nasional 2026 Panitia HDN 2026 mengelar “Nusantara Konferensi Doa HDN 2026 dalam bentuk SEMINAR dengan *Thema : Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala dari IKN Kaltim Ke Bangsa-Bangsa*</p>
<p>Dimulai oleh Narasumber Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bpk Dr. Fajar Reza Ul Hag, M.Sc dengan Moderator Pdt Yordan Panggabean, dengan Penanggap dari KWI (Romo Aloysius Budi Purnomo) dan PBI (Pdt.Rendy Chua) dijelaskan dalam Penyampaian nya : “Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah memperjuangkan Para Guru SD dan SMP, selama 2 tahun ini telah Puluhan Ribu Para Pendidik dari Honorer menjadi PPK yg menuju menjadi PNS, agar Kwalitas Pendidikan Dasar &amp; Menegah di semua sekolah dapat segera dapat terpenuhi sehingga Menhasilkan, Pendidikan di Indonesia yg berkualitas, berkarakter dan Mampu Menguasai Teknologi, secara Khusus mengajar Para Pendidik Kristen dan Katolik, utk terus Bersinergi dalam Pembagunan Pendidikan Indonesia Emas tercapai, secara Khusus Pak Wamen Menyampaikan Kedekatannya dengan Pendidik Kristen, sejak lama Penelitiannya dibidang Pendidikan Kristen dan Katolik, Maka Muncullah *Buku “KRISTEN MUHAMADIYAH”* yang mengajak semua elemen bangsa bersinergi Membangun Pendidikan di Nusantara tercinta ini, diberikan Tanggapak Oleh KWI dan PBI, sehingga Menghasilkan “Konsep Rumusan Pendidikan di lndonesia yg bekeadilan sosial, mencetak para siswa Berkwalitas dan Berkarakter Mulia. Ditutup dengan Doa Bagi Pendidikan di Indonesia.</p>
<p>diikuti ribuan Peserta Para Pendeta, Gembala, Penginjil, Pendoa, Guru, dari Kaltim, Kaltara,Kalteng, Kalbar, Papua, sumatera, Sulawesi, Jawa, NTT, Ambon, bahkan dari Bangsa-bangsa Korea, Malaysia, Brunei, New Zealand, Amerika yang membahas Tentang : Pendidikan, Kesehatan, Hukum, Keesaan Gereja, Lingkungan Hidup, Ibu Kota Nusantara dan bersama Mendoakan bagian dari seminar Tersebut dari para Nara Sumber : Wakil Menteri Pendidikan dasar dan Menengah, Pimpinan 8 Aras Gereja (Fukri), Pdt Dr Gomar Gultom (MP PGI), Pdt Dr Ronny Mandamg (Ketua Maper PGLII) ,Pdt Lipius Binilux, Pdt.Tommy Lengkong,M.Th (Ketum PGLII), Pdt Darwin Darmawan (Sekum PGI), Pdt Prof Dr Daniel Ronda (Sekum PGLII), Romo Alosysius Budi Purnomo (KWI), Pdt Rendy Chua (Ketum PBI), Pdt LetKol Benyamin Goni (Pimpinan Bala Keselamatan), Pdt Ronny Wenas (Sekum GMHAK), Bpk Christian Sidenden (Utusan Gereja Ortodok Indonesia), Bpk Troy Pantaouw, M.Sc (StafSus Kepala OIKN), Pdt Dr Samuel Kusuma,M.Th (Pendiri Bukit Doa Nusantara), Bpk Anton Dedi Hermanto,SH,MH (Pakar &amp; Praktisi Hukum Indonesia), Bpk Dr Stefanus Hook,SH,MH (Ketua LBH Bethany), Ps Dr Marcel Kanon (New Zealand), Ps Choi Tay Hyuep (WEC KOREA), Dr dr Cissie Nugraha, M.Sc, MARS dan Pdt Aristakus Tarigan (Fasilitator Umum JDN)</p>
<p>Pdt. Robby Repi (Konvokator FUKRI) menyampaikan bahwa “Hari Doa Nasional 2026 ini dibuat secara khusus dengan setelah pembukaan HDN 2026 tgl 02 Juli di BSCC Dome Balikpapan, maka jumat-Sabtu, 03-04 Juli 2026 diadakan Seminar Nasional yg membahas tentang : Pendidikan, Keesaan Gereja, Keluarga Kristen, Kesehatan, Hukum, Lingkungan Hidup, Teknologi, Penginjilan dan Doa, semua dirangkaikan dengan Doa agar Mengasilkan Dampak yang nyata Bagi bangsa Negara Indonesia, Ibu kota Nusantara, Gereja Tuhan dan Umat Tuhan secara Nyata”</p>
<p>Pada bagian Lain pembahasan : Kesehatan, Keluarga Kristen, Lingkungan Hidup, Ibu kota Nusantara, Hukum, Gereja Tuhan dan Amanat Agung, Keesaan Gereja, Kegerakan Doa, Penuaian Jiwa di Indonesia, Bangsa dan Negara Indonesia di akhir setiap sesi berdoa bersama pertopik dipimpin oleh salah satu pimpinan FUKRI (8 Aras) PGLII, PGI, KWI,PGPI,PBI, GMAHK, Bala Keselatam dan GOI, digenapin : “API DOA dan PENGINJILAN TERUS MENYALA DARI IKN KALTIM KE BANGSA-BANGSA” (Kisah 1:8).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/07/15/wakil-menteri-pendidikan-dasar-dan-menegah-ri-dr-fajar-riza-ul-hagm-sc-hadir-dan-menjadi-narasumber-nusantara-konferensi-doa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/07/10/api-doa-dan-penginjilan-terus-menyala-dari-ikn-kaltim-sampai-ke-bangsa-bangsa/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/07/10/api-doa-dan-penginjilan-terus-menyala-dari-ikn-kaltim-sampai-ke-bangsa-bangsa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 12:14:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1294</guid>

					<description><![CDATA[“NUSANTARA KONFERENSI “ Hari Doa Nasional 2026 Sukses Di Gelar di Balikpapan dan Ibukota Nusantara...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>“NUSANTARA KONFERENSI “ Hari Doa Nasional 2026 Sukses Di Gelar di Balikpapan dan Ibukota Nusantara “Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1295" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA0012-300x159.jpg" alt="" width="300" height="159" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA0012-300x159.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA0012-1024x541.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA0012-768x406.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA0012.jpg 1290w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1296" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA0014-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA0014-300x225.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA0014-1024x768.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA0014-768x576.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA0014-1536x1152.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA0014-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1297" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA00131-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA00131-300x225.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA00131-1024x768.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA00131-768x576.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA00131-1536x1152.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260710-WA00131-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Balikpapan Helatan akbar Nuasntara konferensi Hari doa nasional 2026 yang diselenggarakan Forum umat Kristen Indonesia (FUKRI) bersama 8 Aras Gereja sukses digelar selama empat hari berturut-turut yang dilaksanakan sejak tanggal 2 hingga 5 Juli 2026 di Balikpapan dan ibukota Nusantara Kalimantan Timur.</p>
<p>Nusantara Konferensi Hari Doa Nasional 2026 dimana pembukaan dilaksanakan hari Kamis 2 Juli 2026 pukul 18.00 wita di gelar di BSCC Dome Balikpapan dihadiri 5.000 umat Tuhan. Dalam pembukaan yang cukup meriah tersebut delapan pimpinan aras Gereja seperti KWI, PGI, PGLII, PGPI, PBI, GMAHK, Bala Keselamatan dan GOI hadir, selain itu hadir juga para pendeta, tokoh Kristen, pendoa, penginjil dari seluruh Indonesia bahkan bangsa-bangsa lain seperti dari Korea, Selandia Baru, Malaysia, Brunei, Amerika.</p>
<p>Pendeta Dr. Ronny Mandang Ketua Majelis Pertimbangan (Maper) PGLII saat menyampaikan firman dalam pembukaan konfrensi doa nasional mengangkat tema api doa dan penginjilan terus menyala dari IKN Kalimantan Timur ke bangsa bangsa Matius 28: 19-20.</p>
<p>Bercerita tentang hari doa nasional, sebelum tahun 2011 gereja-gereja sedunia cukup tegang antara satu dengan yang lain. Sehingga Tuhan memberikan pesan penting dan fundamental yaitu rasa lapar akan kesatuan yang diakui dan dialami. Berangkat dari kondisi tersebut kata Pdt. Ronny Mandang mantan Ketua umum PGLII ini, sehingga munculah sesuatu gerakan kebersamaan di kota Manado 4-7 Oktober 2011 diselenggarakan oleh Global Christian forum dengan tema Life together in Christ Inpower by the holly spirit.</p>
<p>Artinya dengan tema tersebut ingin mengatakan bahwa hidup bersama dalam Kristus yang tidak ingin dipisahkan dan juga inpower by holly spirit arti sendiri diberdayakan oleh roh kudus. Di mana di tanggal 6 Oktober saat diselenggarakan global Christian forum terjadi sesuatu yang belum pernah kami pernah duga sebelumnya karena seluruh dominasi gereja hadir.Kemudian tahun 2021 kembali menyelenggarakan konfrensi pekabaran injil dan deklarasi damai di Papua di rumah doa segala bangsa.</p>
<p>“Jika hari ini kembali berdiri dengan hati sedih oleh karena ada pendeta kemah Injili Indonesia yang Pdt. Melkianus Hakimbau yang mati terbunuh, seorang gembala yang kita cintai ternyata Papua belum damai, untuk itu saya mengajak FUKRI harus membawa damai untuk Indonesia bukan hanya di Papua tetapi dieluruh Indonesia” kata Ronny semangat.</p>
<p>Untuk itulah sejak tahun 2021 sebenarnya diundang Pdt. Lipius Biniluk untuk meresmikan rumah doa segala bangsa. Dan saat itu dikatakan kalau Pak Lipius mau undang FUKRI, diharapkan ada hari deklarasi hari doa nasional.</p>
<p>Terkait terpilihnya tanggal 5 Juli karena pada 5 Juli Indonesia kembali ke konsituante kemudian juga kembali ke UUD 45 dan membubarkan UUD sementara 1950. Tahun 2023 ada Paskah nasional di Manokwari dan setelah dari Manokwari di bawa Pak Lipius ke suatu pegunungan di Papua, tempatnya Yatenok di sana ada gua lalu PGI, PGLII dan PGPI berdoa sangat lama di dalam, goa.</p>
<p>Di mana di Goa itu ada seorang yang berdoa dan berpuasa bertahun tahun yang bernama Pdt. Gembiri Biniluk ayak pendeta Lipius. Bermula dari goa itualh ada spirit api doa terus menyala, itu hal yang mudah. Kalau kita mengatakan api doa dan penginjilan yterus menyala, pertanyaannya kemudian siapa yang harus menjaga agar api do aitu menyala , sapa yang harus komitmen agar api doa dan penginjilan itu jangan padam. Itu bukan FUKRI itu semua gereja-gereja dan umat Kristiani Indonesia. Pdt. Ronny</p>
<p>“Kalau kita ingin merdeka secara spiritual, kalau ingin hidup sejahtera doa harus menjadi nafas bagi umat Kristen’, tegasnya.</p>
<p>Untuk menjaga Api doa itu terus menyala tiap tahun diadakan Paskah dan doa nasional seperti tahun 2025 digelar paskah dan doa nasional di Medan. Dan kemudian juga diadakan hari doa di Papua.</p>
<p>Sementara Ketua Umum Panitia Hari Doa Nasional 2026 ibu Fanny Jossy Kusumo,SH yang juga Ibu Wakapolda Kaltim mengatakan sebagai tuan rumah kehadiran para pimpinan FUKRI dan seluruh peserta merupakan sukacita yang besar bagi tuan rumah.</p>
<p>Diikuti ribuan peserta yang hadir dari seluruh Indonesia bahkan luar negeri. Tentu kata Fanny kehadiran para pimpinan dan seluruh peserta bukan sekedar sebagai tamu, tetapi kehadiran para peserta merupakan keluarga besar sebagai umat Kristiani yang hadir untuk mendoakan bangsa dan negara.</p>
<p>Lebih lanjut Fanny menegaskan bahwa hari doa nasional merupakan inistiatif dari FUKRI yang menghimpun delapan aras nasional. Fanny melanjutkan bahwa perjalan yang indah ini di mulai di Sentani Papua pada tahun 2022 berlanjut di Medan 2023, Kupang 2024 dan kembali kle Sentani 2025 dan hari doa nasional terus bertumbuh di wadah yang memperkuat persaudaraan, mempererat semangat persatuan serta mengajak umat Kristiani di seluruh Indonesia utk bersama-sama mendoakan bangsa.</p>
<p>“Kami menyadari tanggung jawab ini bukan tugas yang ringan , tetapi kami percaya semakin banyak tangan bergandengan dalam semangat melayani dalam hati dengan kasih yang melayani banyak pihak bekerja untuk tujuan yang sama sehingga pekerjaan yang besarpun dimampukan”, tandas Fanny bangga.</p>
<p>Bukti kebersamaan malam ini bukti kolaborasi yang indah antara pemerintah daerah, aparat keamanan, donatur, relawan yang turut aktif mendukung persiapan hingga pelaksanaan acara yang mulia ini.</p>
<p>Pelaksaan hari doa nasional di Kaltim sangat istimewa karena Indonesia sedang menapaki babak baru melalui pembangunan ibukota nusantara sebagai simbool dan kehadiran bangsa, maka kehadiran kita disini adalah wujud komitmen umat kristiani untuk topangan doa dan spiritual.</p>
<p>Doa adalah wujud kepedulian kepada bangsa semntara api penginjilan mengaak kita menghadirkan kasih Kristus melalui tindakan nyata yang membawa damai di tengah masyarakat. Kegiatan hari doa nasional akan berlangsung di tiga tempat pembukaan resmi di BSCC DOM Balikpapan, Kedua di bukit doa nusantara Balikpapan dan akan ditutup di ibukota Nusantara.</p>
<p>Pdt. Dr Samuel Kusuma SC Hari Doa Nasional 2026, api doa dari IKN Balikpan Timur sampai ke bangsa-bangsa dan kali ini terbukti dengan kehadiran tamu dari Korea sebanyak 37 orang, Selandia Baru, New York dan beberapa luar negeri lainnya.</p>
<p>Sebagai ketua SC Pendeta Samuel meyakini bahwa semua ini baik dan indah sebagai penutup dengan mengutip satu ayat Yohanes 17 ayat 21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan ini digenapi atas Balikpapan.</p>
<p>Pdt Tommy O Lengkong, M.Th Ketum PGLII Sebagai HOST HDN 2026, kita menyadari sebagai orang beragama tentu juga sebagai orang orang Kristen bahwa do aitu sangat penting bagi kehidupan kita. Karena melalui do akita dapat berseru untuk mendapatkan pertolongan dari Tuhan bahkan doa adalah pengalaman eksoterik dimana doa mengalami kedekatan langsung dengan Tuhan.</p>
<p>Tommy mengajak dan menyadari bahwa doa sangat penting, maka kita berkumpul dalam hari doa nasional 2026 dan kita akan menaikan doa-doa kita. Untuk itu kita menaikan syukur kepada Tuhan di dalam nama Yesus Kristus yang menyertai kita. Baik yang datang dari luar Kalimantan timur dan luar Kalimantan timur dan khususnya jemaat yang ada di Balikpapan.</p>
<p>Sebagai Host HDN ini Tommy bangga berada di kota Balikpapan ada pengalaman tersendiri karena disinilah tempat kelahirannya sekaligus tempat ditahbiskan menjadi pendeta dan satu lagi pengalaman pelayanannya bahwa terpilih menjadi ketua umum PGLII pun di Balikpapan.</p>
<p>Tommy menyampaikan bahwa doa adalah salah satu berkat terbesar kita tapi juga doa adalah satu pergumulan terbesar dari hidup kita. Mengapa kita hari doa dan konfrensi doa, yaitu karena doa adalah berkat terbesar karena kita bertemu dengan Tuhan dan minta pertolongan dan Tuhan menjawab tetapi ada orang diajak berdoa itu pergumulan terbesar.</p>
<p>“Boleh hari Minggu padat tetapi diajak malam doa terlalu sedikit orang yang mau berdoa, jadi doa satu berkat yang besar tetapi doa juga ergumulan terbesar untuk itu kita adakan hari doa dan konfrensi doa”, ungkap Tommy Lengkong.<br />
Menutup sambutannya Tommy mengucapkan terimakasih kepada Otorita IKN yang menyediakan tempat untuk doa nasional ini.</p>
<p>Acara pembukaan ini sangat Meriah syahdu Luar biasa dipenuhi hadirat Tuhan dilayani GBN BFOG Worship, Peace Ministry, Nusantara Dance, Korean Mission Choir, Paduan Suara Remaja LPPD Kaltim Juara Champion di Pesparawi di Merauke 2026, Sari Simorangkir, Andy Ambarita, Grace Epiphania,</p>
<p>Pembukaan HDN 2026 ditandai dengan Pemukulan Genderang. Sementara Wakil Presiden RI Gibran Rakabumiraka memberikan sambutan Lewat Virtual menyambut baik dengan diadakannya Nusantara Konferensi Doa dalam Rangka Hari Doa Nasional 2026 di Balikpapan &amp; IKN Kalimantan Timur sebagai momentum sejarah dengan Doa Bagi Bangsa Negara Indonesia Tercinta” dan ditutup dengan DOA Bagi Bangsa Negara Oleh Pimpinan FUKRI (8 aras gereja, Ketua SC, SC HDN 2026, Ketua Umum Panitia HDN 2026, Wakil Gubernur Papua Tengah,Bupati Tolikara, StafSus Kepala OIKN, Gubernur Kaltim,Kapolda Kaltim,Wakapolda Kaltim (Brigjen Jossy Kusumo) Pangdam Mulawarman, Walikota Balikpapan, DPRD Kaltim, Tokoh Lintas Agama dipimpin Oleh Pdt Prof Daniel Ronda (Sekum PP PGLII) ditutup dengan “DOA Bagi Bangsa Negara Indonesia” oleh Pimpinan FUKRI (8 ARAS GEREJA) juga para Pendeta, Gembala, Pendoa, Penginjil dan Tokoh Agama seluruh Indonesia yg hadir, Membuktikan “DOA bagi INDONESIA sangat diperlukan utk keselamatan dan Kedamaian Negeri Tercinta”</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/07/10/api-doa-dan-penginjilan-terus-menyala-dari-ikn-kaltim-sampai-ke-bangsa-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sikap Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (MADYA) atas Dugaan Pengrusakan Bangunan Cagar Budaya Rumah Dinas Kepala Jawatan Kantor Pos dan Telegrap Gorontalo sebagai Artefak Sejarah Peristiwa 23 Januari 1942</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/07/05/sikap-masyarakat-advokasi-warisan-budaya-madya-atas-dugaan-pengrusakan-bangunan-cagar-budaya-rumah-dinas-kepala-jawatan-kantor-pos-dan-telegrap-gorontalo-sebagai-artefak-sejarah-peristiwa-23-januari/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/07/05/sikap-masyarakat-advokasi-warisan-budaya-madya-atas-dugaan-pengrusakan-bangunan-cagar-budaya-rumah-dinas-kepala-jawatan-kantor-pos-dan-telegrap-gorontalo-sebagai-artefak-sejarah-peristiwa-23-januari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 04:00:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1291</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Sikap Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (MADYA) atas Dugaan Pengrusakan Bangunan Cagar Budaya Rumah Dinas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: right;"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1292" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260705-WA0011-300x198.jpg" alt="" width="300" height="198" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260705-WA0011-300x198.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260705-WA0011-1024x676.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260705-WA0011-768x507.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260705-WA0011.jpg 1375w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sikap Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (MADYA) atas Dugaan Pengrusakan Bangunan Cagar Budaya Rumah Dinas Kepala Jawatan Kantor Pos dan Telegrap Gorontalo sebagai Artefak Sejarah Peristiwa 23 Januari 1942</p></blockquote>
<p>Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (MADYA) menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan mengecam dugaan pengrusakan Bangunan Cagar Budaya Rumah Dinas Kepala Jawatan Kantor Pos dan Telegrap Gorontalo. Bangunan ini merupakan bagian penting dari memori kolektif bangsa dan memiliki keterkaitan historis dengan Peristiwa Heroik 23 Januari 1942.</p>
<p>MADYA mendukung penuh pernyataan sikap Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) Komda Sulampapua yang menegaskan bahwa setiap tindakan terhadap bangunan cagar budaya wajib tunduk pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, melalui kajian ilmiah, rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya, dan persetujuan instansi yang berwenang.</p>
<p>MADYA berpandangan bahwa penyelesaian sengketa hak atas tanah tidak menghapus status hukum suatu objek sebagai Cagar Budaya. Kepentingan pembangunan maupun kepemilikan tidak dapat dijadikan alasan untuk menghilangkan nilai sejarah yang menjadi milik publik.</p>
<p>Oleh karena itu, MADYA mendesak penghentian seluruh aktivitas yang berpotensi menambah kerusakan, penegakan hukum terhadap pihak yang diduga melanggar ketentuan pidana dalam Undang-Undang Cagar Budaya, pelaksanaan kajian konservasi secara independen, serta pelibatan Tim Ahli Cagar Budaya, arkeolog, sejarawan, dan arsitek konservasi dalam setiap pengambilan keputusan.</p>
<p>MADYA mengingatkan adanya preseden penting dalam penegakan hukum cagar budaya di Indonesia. Contohnya adalah kasus perusakan SMA &#8217;17&#8217; 1 Yogyakarta. Bangunan ini merupakan Cagar Budaya berdasarkan SK Gubernur DIY No. 210/KEP/2010 No. 39, dan memiliki nilai sejarah sebagai Markas Tentara Pelajar.</p>
<p>Kasus ini diproses hingga kasasi di Mahkamah Agung dan berakhir dengan vonis penjara serta denda bagi pelaku. Putusan Mahkamah Agung Nomor 2117 K/Pid.Sus/2015, akhirnya memutuskan Terdakwa II dihukum pidana penjara selama 2 (dua) tahun dan denda sebesar Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) subsidair 2 (dua) bulan kurungan, sesuai dengan ketentuan pasal 105 jo pasal 113 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010. Putusan tersebut menegaskan bahwa perlindungan cagar budaya memiliki kepastian hukum dan harus ditegakkan konsisten.<br />
Oleh karenanya Kami Mengharapkan Aparat Kepolisian Polda Gorontalo segera menghentikan proses pengrusakan lebih lanjut dan menindak secara hukum oknum pelaku baik pelaku di lapangan maupun dalanvg yang melakukan Pengrusakan obyek cagar budaya penting tersebut.</p>
<p>MADYA mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjaga warisan budaya sebagai identitas bangsa. Pengrusakan terhadap satu bangunan cagar budaya berarti hilangnya bagian dari sejarah Indonesia yang tidak dapat dipulihkan kembali.</p>
<p>Hormat kami,<br />
KORDINATOR<br />
MASYARAKAT ADVOKASI WARISAN BUDAYA (MADYA)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>JHOHANNES MARBUN<br />
Kontak 0813 2842 3630</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/07/05/sikap-masyarakat-advokasi-warisan-budaya-madya-atas-dugaan-pengrusakan-bangunan-cagar-budaya-rumah-dinas-kepala-jawatan-kantor-pos-dan-telegrap-gorontalo-sebagai-artefak-sejarah-peristiwa-23-januari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Al Zaytun Peringati 1 Syuro 1448 H, Tokoh Nasional dan Lintas Agama Serukan Persatuan dan Kemandirian Bangsa</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/06/17/al-zaytun-peringati-1-syuro-1448-h-tokoh-nasional-dan-lintas-agama-serukan-persatuan-dan-kemandirian-bangsa/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/06/17/al-zaytun-peringati-1-syuro-1448-h-tokoh-nasional-dan-lintas-agama-serukan-persatuan-dan-kemandirian-bangsa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 14:58:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1285</guid>

					<description><![CDATA[Al Zaytun Peringati 1 Syuro 1448 H, Tokoh Nasional dan Lintas Agama Serukan Persatuan dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Al Zaytun Peringati 1 Syuro 1448 H, Tokoh Nasional dan Lintas Agama Serukan Persatuan dan Kemandirian Bangsa</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1286" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0026-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0026-300x200.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0026-1024x682.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0026-768x512.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0026.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1287" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0029-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0029-300x169.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0029-1024x576.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0029-768x432.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0029-1536x864.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0029.jpg 1599w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1288" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0027-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0027-300x169.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0027-1024x576.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0027-768x432.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0027-1536x864.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260617-WA0027.jpg 1599w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />m</p>
<p>Oleh : Ali Aminulloh</p>
<p>Indramayu – Ma&#8217;had Al Zaytun kembali menyelenggarakan peringatan Tahun Baru Hijrah 1 Muharram 1448 H. atau yang populer dikenal sebagai 1 Syuro pada Selasa (16/6/2026) di Masjid Rahmatan Lil &#8216;Alamin. Kegiatan yang dihadiri lebih dari 10 ribu peserta ini mengangkat tema &#8220;Memperkokoh Persatuan Demi Mewujudkan Kemandirian Bangsa dalam Menghadapi Tantangan Global.&#8221;</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut para akademisi, guru besar, tokoh masyarakat, pejabat TNI, tokoh lintas agama, tokoh pendidikan, serta tamu dari dalam dan luar negeri.</p>
<p>Ketua Panitia, Eji Anugrah, SS. MAP. dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema peringatan tahun ini berangkat dari gagasan besar Syaykh Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang mengenai pentingnya pendidikan sebagai jalan menuju kemajuan, kesejahteraan, dan kemandirian bangsa. Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi bangsa yang maju apabila mampu menjaga persatuan dan mengembangkan pendidikan yang transformatif serta revolusioner. Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa memanfaatkan situasi damai saat ini untuk membangun peradaban dan menyiapkan generasi masa depan.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Drs. Ch. Robin Simanullang, Wartawan Senior Majalah Tokoh Indonesia, menilai Al Zaytun telah berkembang menjadi laboratorium persatuan Indonesia. Menurutnya, nilai persatuan yang selama ini dikumandangkan para pendiri bangsa telah dipraktikkan secara nyata di lingkungan Al Zaytun melalui keterbukaan terhadap berbagai golongan dan latar belakang masyarakat. Ia menegaskan bahwa persatuan merupakan modal utama bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan global.</p>
<p>Pandangan serupa disampaikan Drs. Amich Alhumami, M.A., M.Ed., Ph.D., Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas 2022–2025 serta anggota Dewan Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek 2025–2029. Menurutnya, Indonesia dibangun oleh para pemikir dan kaum terpelajar yang mampu mewujudkan sesuatu yang tampak mustahil menjadi kenyataan. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen utama untuk membangun bangsa yang maju dan berdaya saing.</p>
<p>Sementara itu, Dr. Ir. Johan Pasaribu, Ketua II Ikatan Keluarga Alumni Kebangsaan (IKABNAS) Lemhannas RI, menyoroti pentingnya kemandirian nasional, khususnya di bidang ekonomi dan pangan. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya yang sangat besar, namun memerlukan sumber daya manusia yang profesional, nasionalis, dan memiliki semangat membangun bangsa. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan vokasi dalam menyiapkan generasi masa depan.</p>
<p>Dari perspektif pertahanan negara, Kolonel Inf. Dikdik Sadikin, Pamen Ahli Bidang OMP Sahli Pangdam III/Siliwangi, menegaskan bahwa persatuan merupakan modal utama bangsa dalam menghadapi perkembangan teknologi, dinamika ekonomi global, perubahan sosial budaya, dan berbagai ancaman terhadap keutuhan bangsa. Ia mengajak seluruh komponen bangsa memperkuat ukhuwah, persatuan, dan semangat kebangsaan.</p>
<p>Di bidang ekonomi, Prof. Setyo Tri Wahyudi, S.E., M.Ec., Ph.D., Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia. Menurutnya, potensi ekonomi Indonesia sangat besar, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sumber daya alam. Ia menilai gagasan pembangunan pusat-pusat pendidikan berasrama terintegrasi merupakan langkah strategis dalam membangun kemandirian bangsa.</p>
<p>Ir. Ilham Aidit, Pendiri Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB), menyoroti tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari perang dagang, perubahan iklim, perkembangan kecerdasan buatan (AI), hingga geopolitik internasional. Menurutnya, persatuan menjadi syarat utama agar Indonesia tidak sekadar menjadi penonton, melainkan mampu mengambil peran penting dalam percaturan global.</p>
<p>Sementara itu, Dr. Kartini Istikomah, S.E., M.M., Dosen Universitas Budi Luhur dan Ombudsman Commissioner RI periode 2011–2016, mengapresiasi kuatnya budaya toleransi yang ia temukan di Al Zaytun. Menurutnya, pendidikan harus melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga integritas, kejujuran, dan kemandirian untuk membangun bangsa.</p>
<p>Pesan inspiratif disampaikan oleh Patrick Winata, Founder ELV8 Clinic dan Strength and Conditioning Coach. Melalui kisah perjuangannya mencetak rekor dunia Guinness World Record dalam kegiatan kemanusiaan, ia mengajak generasi muda memaknai hijrah sebagai keberanian untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih disiplin, dan lebih peduli terhadap sesama.</p>
<p>Di bidang pertanian dan ketahanan pangan, Dr. Ir. Bagus Priyo Purwanto, M.Agr. dari IPB University menegaskan bahwa Indonesia sesungguhnya mampu mewujudkan kemandirian pangan. Menurutnya, bangsa Indonesia perlu lebih percaya pada kemampuan sendiri dan terus mengembangkan inovasi pertanian, peternakan, serta teknologi yang mendukung kedaulatan pangan nasional.</p>
<p>Dari kalangan lintas agama, Pdt. Dr. Amir Aritonang, M.Th., Ketua Umum DPP Peduli Misi Desa, menilai persatuan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar slogan. Ia mengapresiasi Al Zaytun sebagai ruang perjumpaan berbagai elemen bangsa yang berbeda latar belakang namun memiliki tujuan yang sama, yakni membangun Indonesia yang lebih baik.</p>
<p>Hal senada disampaikan Pdt. Wim Wairata, M.Th., Ketua Umum Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI). Ia menekankan pentingnya membangun hubungan manusia dengan Sang Pencipta, memperkuat pendidikan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan sebagai solusi menghadapi berbagai persoalan global. Menurutnya, Al Zaytun telah menunjukkan praktik nyata pendidikan yang berorientasi pada persatuan dan transformasi sosial.</p>
<p>Sementara itu, Ws. Gunadi Prabuki, S.Pd., M.Ag., Kepala Bidang Pendidikan Tinggi Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia, menegaskan bahwa kerukunan dalam kemajemukan merupakan syarat utama keberlangsungan bangsa. Menurutnya, Indonesia tidak kekurangan sumber daya, tetapi membutuhkan penguatan moralitas, integritas, dan nilai-nilai kebajikan.</p>
<p>Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tangerang Selatan, Dr. H. Fachrudin Zuhri, Drs., M.Si., menilai Al Zaytun telah mempraktikkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika secara konkret. Ia menegaskan bahwa persatuan dan kerukunan merupakan prasyarat bagi terciptanya kesejahteraan dan kemajuan bangsa.</p>
<p>Sementara itu, Pdt. Ir. Danny Soepangat dari Pasundan Menyembah mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersinergi membangun Indonesia yang lebih maju. Ia menekankan pentingnya semangat kebangkitan nasional, optimisme, dan kolaborasi lintas agama dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.</p>
<p>Dari Malaysia, A. Ruzizan Maphilindo menyampaikan apresiasi terhadap semangat persatuan dan pendidikan yang dikembangkan Al Zaytun. Ia menilai model pendidikan yang dikembangkan di Al Zaytun dapat menjadi inspirasi bagi pembangunan sumber daya manusia di kawasan Asia Tenggara.</p>
<p>Pidato 1 Syuro</p>
<p>Sebagai puncak acara, Ketua Yayasan Pesantren Indonesia, Datuk Sir Imam Prawoto, KRSS, MBA CRBC. menyampaikan Pidato 1 Syuro 1448 Hijriah. Dalam pidatonya ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen utama untuk memperkuat persatuan dan membangun kemandirian bangsa.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa Al Zaytun terus mengembangkan model pendidikan berasrama terintegrasi yang menggabungkan penguatan karakter, nasionalisme, penguasaan ilmu pengetahuan, serta kemandirian ekonomi. Menurutnya, gagasan pembangunan 500 pusat pendidikan nasional berasrama yang terintegrasi merupakan kontribusi nyata untuk mempercepat kemajuan Indonesia.</p>
<p>Datuk Imam juga menyoroti pentingnya kedaulatan pangan dan pengembangan sektor pertanian berbasis nilai. Berbagai program pengembangan padi unggul, perkebunan durian Kadu Hideng, serta penguatan kawasan pertanian produktif menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi berbasis pendidikan.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh hadirin mendoakan Almarhum Ustadz Ahmad Fauzi Abdul Halim, salah satu tokoh penting Al Zaytun yang wafat beberapa hari sebelumnya.</p>
<p>Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di Al Zaytun akhirnya menjadi lebih dari sekadar perayaan pergantian tahun. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan gagasan, refleksi kebangsaan, penguatan toleransi, serta peneguhan komitmen bersama untuk membangun Indonesia yang bersatu, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan global.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/06/17/al-zaytun-peringati-1-syuro-1448-h-tokoh-nasional-dan-lintas-agama-serukan-persatuan-dan-kemandirian-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
