<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Liputan &#8211; Nafiri News</title>
	<atom:link href="https://nafirinews.com/category/liputan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nafirinews.com</link>
	<description>Informatif dan Edukatif</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Mar 2026 14:14:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Pena yang Menjadi Terang: Panggilan Wartawan Menyuarakan Kebenaran di Hadapan Tuhan</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/03/24/pena-yang-menjadi-terang-panggilan-wartawan-menyuarakan-kebenaran-di-hadapan-tuhan/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/03/24/pena-yang-menjadi-terang-panggilan-wartawan-menyuarakan-kebenaran-di-hadapan-tuhan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2026 14:14:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1098</guid>

					<description><![CDATA[Pena yang Menjadi Terang: Panggilan Wartawan Menyuarakan Kebenaran di Hadapan Tuhan Nafirinews.com -Sejak masa penjajahan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pena yang Menjadi Terang: Panggilan Wartawan Menyuarakan Kebenaran di Hadapan Tuhan</p>
<p style="padding-left: 40px;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1099" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260324-WA0014-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260324-WA0014-200x300.jpg 200w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260324-WA0014-683x1024.jpg 683w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260324-WA0014-768x1152.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260324-WA0014.jpg 1024w" sizes="(max-width: 200px) 100vw, 200px" /></p>
<p>Nafirinews.com -Sejak masa penjajahan hingga era digital saat ini, peran wartawan tidak pernah sekadar menyampaikan berita. Dalam banyak hal, tugas seorang jurnalis sesungguhnya adalah panggilan moral untuk menghadirkan kebenaran di tengah masyarakat. Bagi banyak orang, tulisan hanyalah rangkaian kata. Namun bagi wartawan, tulisan bisa menjadi suara nurani yang mengingatkan bangsa akan nilai keadilan, kejujuran, dan kemanusiaan.</p>
<p>Jika kita menoleh ke masa lalu, kita akan melihat bahwa sejarah pers Indonesia lahir dari semangat perjuangan. Pada masa kolonial, para wartawan menulis bukan hanya untuk memberi informasi, tetapi juga untuk membangkitkan kesadaran rakyat bahwa mereka memiliki martabat sebagai bangsa yang merdeka.</p>
<p>Tokoh seperti Tirto Adhi Soerjo dikenal sebagai pelopor pers nasional yang berani menggunakan surat kabar untuk mengkritik ketidakadilan yang dilakukan oleh pemerintah kolonial. Melalui tulisannya, ia membuka mata masyarakat tentang realitas penindasan yang terjadi pada masa itu.</p>
<p>Semangat yang sama juga terlihat pada Ki Hajar Dewantara. Melalui tulisan dan gagasannya, ia menyampaikan kritik terhadap kebijakan penjajah sekaligus menanamkan kesadaran bahwa pendidikan dan pengetahuan adalah jalan menuju kemerdekaan bangsa.</p>
<p>Ketika Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada 17 Agustus 1945, peran wartawan menjadi sangat penting. Dalam situasi yang penuh ketidakpastian, para jurnalis bergerak dengan penuh keberanian untuk menyebarkan kabar kemerdekaan ke berbagai daerah bahkan hingga ke dunia internasional.</p>
<p>Tokoh-tokoh seperti Adam Malik dan B. M. Diah melalui kantor berita Antara menjadi bagian dari sejarah penting tersebut. Mereka memastikan bahwa kabar kemerdekaan Indonesia dapat diketahui oleh rakyat dan dunia.</p>
<p>Namun perjuangan wartawan tidak berhenti setelah bangsa ini merdeka. Hingga hari ini, dunia jurnalistik masih menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan. Wartawan sering kali menghadapi tekanan, intimidasi, bahkan ancaman ketika mengungkapkan fakta yang tidak menyenangkan bagi pihak tertentu.</p>
<p>Di era digital, tantangan itu bahkan semakin kompleks. Informasi dapat menyebar dengan sangat cepat melalui media sosial dan internet. Namun bersama dengan kecepatan itu, muncul pula berbagai bentuk hoaks, manipulasi informasi, dan propaganda yang dapat menyesatkan masyarakat.</p>
<p>Dalam situasi seperti ini, tugas wartawan menjadi semakin berat sekaligus semakin penting. Pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga penjaga kebenaran.</p>
<p>Bagi seorang wartawan yang memiliki iman, pekerjaan jurnalistik sebenarnya memiliki dimensi spiritual. Menyampaikan kebenaran adalah bagian dari panggilan moral yang selaras dengan nilai-nilai iman Kristen.</p>
<p>Alkitab mengingatkan bahwa kebenaran memiliki tempat yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dalam Injil Yohanes 8:32 tertulis, “Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”</p>
<p>Ayat ini mengandung pesan yang sangat kuat bahwa kebenaran memiliki kuasa untuk membebaskan manusia dari kebohongan, ketidakadilan, dan penindasan.</p>
<p>Karena itu, seorang wartawan yang bekerja dengan integritas sebenarnya sedang menjalankan tugas yang mulia. Ia bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga ikut menjaga terang kebenaran di tengah dunia yang sering kali dipenuhi dengan kepentingan dan manipulasi.</p>
<p>Dalam konteks Indonesia, kebebasan pers juga telah dijamin oleh negara melalui Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 28F yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi serta menyampaikan informasi melalui berbagai saluran yang tersedia.</p>
<p>Selain itu, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers juga menegaskan bahwa pers memiliki fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi.</p>
<p>Namun hukum saja tidak cukup. Yang jauh lebih penting adalah integritas dari para pelaku pers itu sendiri.</p>
<p>Di sinilah peran komunitas dan organisasi kewartawanan menjadi sangat penting. Di Indonesia terdapat berbagai organisasi wartawan yang berperan menjaga profesionalisme jurnalistik seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), serta organisasi komunitas seperti Pewarna Indonesia (Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia).</p>
<p>Kehadiran Pewarna Indonesia menjadi salah satu wujud bahwa dunia jurnalistik juga memiliki ruang bagi wartawan yang ingin menghidupi nilai-nilai iman dalam profesinya. Melalui komunitas ini, para wartawan Kristen diharapkan dapat menjalankan tugas jurnalistik dengan integritas, kasih, dan tanggung jawab moral.</p>
<p>Dalam terang iman Kristen, pekerjaan seorang wartawan seharusnya tidak hanya dipandang sebagai profesi, tetapi juga sebagai pelayanan. Setiap tulisan yang lahir dari hati yang jujur dapat menjadi terang yang menuntun masyarakat kepada kebenaran.</p>
<p>Yesus sendiri berkata dalam Matius 5:14, “Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.”</p>
<p>Ayat ini mengingatkan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk menjadi terang bagi dunia, termasuk dalam dunia jurnalistik.</p>
<p>Karena itu, wartawan Kristen memiliki tanggung jawab yang besar. Mereka dipanggil untuk menyampaikan informasi dengan kejujuran, menjaga integritas, serta menolak segala bentuk manipulasi yang dapat menyesatkan masyarakat.</p>
<p>Di tengah dunia yang sering kali dipenuhi oleh kebisingan informasi dan pertarungan kepentingan, wartawan yang berpegang pada kebenaran dapat menjadi suara yang menenangkan sekaligus membangunkan kesadaran.</p>
<p>Perjalanan pers Indonesia dari masa penjajahan hingga era digital menunjukkan bahwa perjuangan menyuarakan kebenaran tidak pernah berhenti. Teknologi boleh berubah, media boleh berkembang, tetapi nilai kejujuran dan integritas harus tetap dijaga.</p>
<p>Karena pada akhirnya, wartawan bukan sekadar penulis berita.</p>
<p>Mereka adalah penjaga ingatan bangsa, penyampai suara keadilan, dan dalam terang iman, mereka juga dapat menjadi alat Tuhan untuk menghadirkan kebenaran di tengah dunia.</p>
<p>Ditulis oleh:<br />
Kefas Hervin Devananda (Romo Kefas)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/03/24/pena-yang-menjadi-terang-panggilan-wartawan-menyuarakan-kebenaran-di-hadapan-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PEWARNA Gelar Aksi Sosial di Balai Kota, Soroti Kesetaraan dan Toleransi</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/03/20/pewarna-gelar-aksi-sosial-di-balai-kota-soroti-kesetaraan-dan-toleransi/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/03/20/pewarna-gelar-aksi-sosial-di-balai-kota-soroti-kesetaraan-dan-toleransi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 11:53:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1089</guid>

					<description><![CDATA[PEWARNA Gelar Aksi Sosial di Balai Kota, Soroti Kesetaraan dan Toleransi &#160; JAKARTA — Persatuan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PEWARNA Gelar Aksi Sosial di Balai Kota, Soroti Kesetaraan dan Toleransi</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1090" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260319-WA0018-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260319-WA0018-300x200.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260319-WA0018-1024x682.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260319-WA0018-768x512.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260319-WA0018-1536x1023.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260319-WA0018.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1091" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260319-WA0017-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260319-WA0017-300x169.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260319-WA0017-1024x576.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260319-WA0017-768x432.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260319-WA0017-1536x864.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260319-WA0017.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>JAKARTA — Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia menggelar aksi sosial di kawasan Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026, pukul 16.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di depan Monas itu diikuti pengurus dan anggota PEWARNA DKI Jakarta.</p>
<p>Ketua panitia yang juga Sekretaris Daerah PEWARNA DKI Jakarta, Suwidodo, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian di tengah situasi sosial yang dinilai belum merata. “Seberapapun yang bisa kami bagikan, itulah yang kami wujudkan. Kehadiran kami hari ini juga bagian dari pemberian diri,” kata dia.</p>
<p>Menurut Suwidodo, aksi ini tidak berangkat dari besaran bantuan, melainkan dari inisiatif untuk tetap bergerak. Ia menyinggung masih adanya kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau program sosial.</p>
<p>Ketua PEWARNA PD DKI Jakarta, Johan Sopaheluwakan, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menjaga nilai kebangsaan di tengah keberagaman. “Kesetaraan dan toleransi harus terus dirawat sebagai bagian dari kehidupan berbangsa,” ujarnya.</p>
<p>Ketua Umum PEWARNA Indonesia, Yusuf Mujiono, menilai kegiatan tersebut mencerminkan praktik nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengatakan kepedulian sosial menjadi salah satu bentuk konkret dari toleransi.</p>
<p>“Bukan hanya wacana, tetapi tindakan nyata. Bagaimana kita saling peduli dan menghormati di tengah perbedaan,” kata Yusuf.</p>
<p>Aksi sosial ini diakhiri dengan pembagian bantuan kepada masyarakat sekitar. Panitia menyatakan kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari kontribusi organisasi dalam mendorong solidaritas sosial.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/03/20/pewarna-gelar-aksi-sosial-di-balai-kota-soroti-kesetaraan-dan-toleransi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mukerda MD GPdI Khusus Jakarta Berlangsung dalam Suasan Felowship Sebanyak 57 Pendeta Muda Dilantik</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/02/16/mukerda-md-gpdi-khusus-jakarta-berlangsung-dalam-suasan-felowship-sebanyak-57-pendeta-muda-dilantik/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/02/16/mukerda-md-gpdi-khusus-jakarta-berlangsung-dalam-suasan-felowship-sebanyak-57-pendeta-muda-dilantik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 12:58:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1074</guid>

					<description><![CDATA[Mukerda MD GPdI Khusus Jakarta Berlangsung dalam Suasan Felowship Sebanyak 57 Pendeta Muda Dilantik &#160;...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mukerda MD GPdI Khusus Jakarta Berlangsung dalam Suasan Felowship Sebanyak 57 Pendeta Muda Dilantik</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1076" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260216_194224-300x202.jpg" alt="" width="300" height="202" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260216_194224-300x202.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260216_194224-1024x690.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260216_194224-768x517.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260216_194224-1536x1034.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260216_194224-2048x1379.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-1081 aligncenter" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260216_200946-240x300.jpg" alt="" width="240" height="300" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260216_200946-240x300.jpg 240w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260216_200946.jpg 716w" sizes="(max-width: 240px) 100vw, 240px" /></p>
<p>Jakarta Utara – Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Khusus Jakarta berlangsung dalam suasana kebersamaan dan persekutuan sebagai sesama hamba Tuhan. Kegiatan ini digelar di Gedung Sentra Pantekosta, Jalan Danau Sunter, Jakarta Utara 14/02/2026  dan dilaksanakan dalam satu hari.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1083" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771246426610-1-300x226.jpg" alt="" width="300" height="226" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771246426610-1-300x226.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771246426610-1-1024x771.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771246426610-1-768x578.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771246426610-1-1536x1157.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771246426610-1.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Mukerda dipimpin langsung oleh Ketua MD GPdI Khusus Jakarta, Pdt. Dr. Johnny Weol, MM, M.Th. Kegiatan diawali dengan ibadah pembukaan yang diisi dengan pelayanan firman oleh Pdt. Dr. David Ibrahim.<br />
Dalam agenda sidang, pembahasan tata tertib dipimpin langsung oleh Ketua MD. Seluruh peserta menyetujui tata tertib yang diajukan sehingga persidangan dapat dilanjutkan ke tahap pleno berikutnya.<br />
Pada sesi laporan kerja, masing-masing Majelis Wilayah menyampaikan laporan secara bergantian, disusul oleh Komisi Daerah, badan-badan pelayanan, serta Sekolah Alkitab. Secara umum, laporan menunjukkan pelaksanaan program kerja berjalan dengan baik.</p>
<blockquote><p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1080" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771247200997-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771247200997-300x169.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771247200997-1024x577.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771247200997-768x432.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771247200997-1536x865.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771247200997.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1082" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771247295911-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771247295911-300x225.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771247295911-1024x768.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771247295911-768x576.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771247295911-1536x1152.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1771247295911.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p></blockquote>
<p>Mukerda kemudian dilanjutkan dengan rapat komisi yang dibagi ke dalam tiga komisi. Masing-masing komisi menghasilkan sejumlah usulan dan rekomendasi untuk dibahas dalam sidang pleno. Seluruh hasil rapat komisi mendapat tanggapan positif dari Ketua Majelis Daerah.<br />
Acara ditutup dengan ibadah penutup yang kembali dipimpin oleh Pdt. Dr. Johnny Weol. Dalam pesan firman Tuhan yang disampaikannya, ia memberikan penguatan kepada para peserta agar tetap bersemangat dan setia dalam menjalankan tugas pelayanan yang dipercayakan Tuhan.<br />
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, MD GPdI Khusus Jakarta juga melantik sebanyak 57 Pendeta Muda. Pelantikan tersebut menjadi momen penting dalam mendukung regenerasi dan penguatan pelayanan GPdI di wilayah Jakarta.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/02/16/mukerda-md-gpdi-khusus-jakarta-berlangsung-dalam-suasan-felowship-sebanyak-57-pendeta-muda-dilantik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berhenti Hidup Seperti Yatim, Padahal Engkau Anak Allah</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/02/14/berhenti-hidup-seperti-yatim-padahal-engkau-anak-allah/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/02/14/berhenti-hidup-seperti-yatim-padahal-engkau-anak-allah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 08:40:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1070</guid>

					<description><![CDATA[Berhenti Hidup Seperti Yatim, Padahal Engkau Anak Allah “Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berhenti Hidup Seperti Yatim, Padahal Engkau Anak Allah</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1071 aligncenter" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260214-WA0020-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260214-WA0020-200x300.jpg 200w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260214-WA0020-683x1024.jpg 683w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260214-WA0020-768x1152.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260214-WA0020.jpg 1024w" sizes="(max-width: 200px) 100vw, 200px" /></p>
<p>“Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.”<br />
(1 Yohanes 3:1–2)</p>
<p>Ada banyak orang Kristen yang rajin ke gereja, aktif pelayanan, bahkan fasih berbicara soal firman — tetapi hidupnya masih seperti yatim rohani. Mudah takut, mudah goyah, mudah minder, mudah iri, dan mudah kompromi dengan dosa.</p>
<p>Mengapa?</p>
<p>Karena mereka belum sungguh-sungguh mengerti siapa diri mereka di dalam Kristus.</p>
<p>Alkitab tidak berkata kita hampir menjadi anak Allah. Tidak juga berkata kita berpotensi menjadi anak Allah. Firman Tuhan berkata tegas: “Sekarang kita adalah anak-anak Allah.”</p>
<p>Masalahnya bukan pada status. Masalahnya pada kesadaran dan respons.</p>
<p>Dunia Tidak Mengenal Kita — Tapi Mengapa Kita Ingin Diakui Dunia?</p>
<p>Firman Tuhan berkata dunia tidak mengenal kita, karena dunia tidak mengenal Dia. Tetapi ironisnya, banyak orang percaya justru berusaha keras agar diterima dunia.</p>
<p>Kita ingin dipuji.<br />
Kita ingin terlihat keren.<br />
Kita ingin dianggap berhasil menurut standar dunia.</p>
<p>Lalu tanpa sadar kita mulai kompromi.<br />
Kita menurunkan standar kekudusan.<br />
Kita melunakkan kebenaran.<br />
Kita menyesuaikan diri supaya tidak ditolak.</p>
<p>Anak Allah tidak dipanggil untuk mencari pengakuan dunia. Anak Allah dipanggil untuk memantulkan karakter Bapa.</p>
<p>Jika dunia menolak Kristus, jangan heran jika dunia juga menolak kita. Tetapi jangan pernah menggadaikan identitas demi popularitas.</p>
<p>Percobaan Mengungkapkan Siapa Engkau Sebenarnya</p>
<p>Perbedaan antara pengikut Kristus dan orang dunia paling nyata terlihat saat menghadapi percobaan.</p>
<p>Orang dunia ketika tertekan:</p>
<p>Menyalahkan keadaan.<br />
Mencari pelarian.<br />
Mengandalkan kekuatan sendiri.<br />
Bahkan meninggalkan iman.</p>
<p>Tetapi pengikut Kristus yang sejati:</p>
<p>Tetap berdiri meski hati gemetar.<br />
Tetap berdoa meski air mata jatuh.<br />
Tetap setia meski tidak dipahami.<br />
Tetap mengampuni meski disakiti.</p>
<p>Mengapa? Karena ia tahu siapa Bapanya.</p>
<p>Anak Allah boleh terluka, tetapi tidak hancur.<br />
Boleh jatuh, tetapi tidak ditinggalkan.<br />
Boleh duka, tetapi tidak kehilangan pengharapan.</p>
<p>Jangan Ukur Identitasmu dari Perasaan</p>
<p>Ada hari-hari ketika iman terasa lemah. Ada masa ketika doa terasa kosong. Ada waktu ketika kita merasa jauh dari Tuhan.</p>
<p>Tetapi dengarkan baik-baik:<br />
Identitasmu tidak ditentukan oleh perasaanmu.</p>
<p>Jika keselamatan tergantung pada suasana hati, maka kita semua sudah binasa. Tetapi keselamatan berdiri di atas karya Kristus, bukan di atas kestabilan emosi manusia.</p>
<p>Sekarang — bukan nanti — kita adalah anak-anak Allah.</p>
<p>Di lembah maupun di puncak.<br />
Dalam kemiskinan maupun kelimpahan.<br />
Dalam pujian maupun penolakan.</p>
<p>Belum Nyata Sepenuhnya — Tetapi Sedang Diproses</p>
<p>Firman Tuhan berkata, “Belum nyata apa keadaan kita kelak.” Artinya, kita masih dalam proses pembentukan.</p>
<p>Jangan sombong ketika dipakai Tuhan.<br />
Jangan putus asa ketika ditegur Tuhan.</p>
<p>Anak Allah sedang dibentuk menjadi serupa dengan Kristus. Dan proses itu sering kali melalui api ujian.</p>
<p>Masalahnya, banyak orang ingin mahkota, tetapi menolak salib.<br />
Ingin kemuliaan, tetapi menghindari ketaatan.<br />
Ingin dipanggil anak Allah, tetapi tidak mau hidup seperti anak Allah.</p>
<p>Hiduplah Layak Sebagai Anak Sang Raja</p>
<p>Jika engkau benar anak Allah, maka hiduplah sebagai anak Allah.</p>
<p>Berani dalam kebenaran.<br />
Tegas dalam integritas.<br />
Lembut dalam kasih.<br />
Kudus dalam pergaulan.<br />
Setia dalam pelayanan.</p>
<p>Jangan hidup seperti budak dosa padahal engkau sudah ditebus.<br />
Jangan hidup seperti yatim rohani padahal engkau punya Bapa di surga.</p>
<p>Suatu hari Kristus akan menyatakan diri-Nya. Dan saat itu, semua topeng akan dibuka. Semua kemunafikan akan runtuh. Semua kemuliaan palsu akan hilang.</p>
<p>Yang tersisa hanyalah satu pertanyaan:<br />
Apakah hidupmu benar-benar mencerminkan bahwa engkau adalah anak Allah?</p>
<p>Jangan hanya dikenal sebagai orang gereja.<br />
Jangan hanya dikenal sebagai pelayan.<br />
Biarlah dunia melihat dan berkata:<br />
“Itu orang yang benar-benar milik Kristus.”</p>
<p>Ditulis oleh:<br />
Ev. Kefas Hervin Devananda, S.H., S.Th., M.Pd.K</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/02/14/berhenti-hidup-seperti-yatim-padahal-engkau-anak-allah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pdt. Albert Kurniawan MTh: Kepemimpinan Solid, Bersinergi dan Berkolaborasi</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/02/13/pdt-albert-kepemimpinan-solid-bersinergi-dan-berkolaborasi/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/02/13/pdt-albert-kepemimpinan-solid-bersinergi-dan-berkolaborasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 06:56:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1055</guid>

					<description><![CDATA[Pdt. Albert Kurniawan MTh: Kepemimpinan Solid, Bersinergi dan Berkolaborasi Jakarta – Pdt. Albert Kurniawan menyampaikan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pdt. Albert Kurniawan MTh: Kepemimpinan Solid, Bersinergi dan Berkolaborasi</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1051 aligncenter" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260213_104435-217x300.jpg" alt="" width="217" height="300" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260213_104435-217x300.jpg 217w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260213_104435.jpg 624w" sizes="(max-width: 217px) 100vw, 217px" /></p>
<p>Jakarta – Pdt. Albert Kurniawan menyampaikan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam sebuah organisasi agar pelayanan organisasi berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi para gembala serta jemaat.Hal ini disampaikanya saat menjawab berbagai pertanyaan crew Nafirinews.com terkait ia sebagai sakah satu Ketua MD GPdI Jakarta,dan sebagai anggota Departemen Luar Negeri Majelis Pusat GPdI.</p>
<p>Terkait gembala GPdI Barito Kerbayoran baru ini berada dalam struktur pimpinan MD GPdI Jakarta sebagai salah satu kertua,ia berpendapat bahwa seyogyanya dirinya dan teman-teman pengurus lainnya dapat berjalan bersama dan mendukung program-program yang telah ditetapkan oleh Ketua Majelis Daerah GPdI Jakarta ,Bapak Pdt. Dr.John Weol MM,MTh dalam semangat kebersamaan, bukan secara terpisah atau terkotak-kotak.</p>
<p>Ia menjelaskan, dalam menjalankan tugas, dapat bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Komunikasi dan jaringan kerja (network) yang baik dapat membantu agar pelayanan berjalan dengan lancar.</p>
<p>“Kita dapat membangun hubungan ( Network ) yang sehat untuk menjalankan peran masing-masing. Dalam penggembalaan, kita bekerja sesuai kapasitas dan tanggung jawab masing-masing,” jelasnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1056" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_133559-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_133559-300x300.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_133559-150x150.jpg 150w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_133559.jpg 360w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Lebih lanjut, Pdt. Albert menyampaikan bahwa semangat kerja sama dapat dibangun dengan merangkul semua pihak, termasuk mereka yang memiliki pandangan berbeda, demi terciptanya harmoni dalam pelayanan.</p>
<p>“Kita dapat merangkul semua pihak, baik yang memiliki pandangan sama maupun berbeda. Semua kita adalah hamba Tuhan,” tegasnya.</p>
<p>Selain sinergi, ia juga menyampaikan pentingnya manajerial yang rapi dan profesional dalam menjalankan organisasi. Dan apa yang sudah dibangun oleh ketua MD DKJ Bapa Pdt Dr Johnny Weol sudah baik Kami pengurus dalam mendukung program Ketua MD,bapak Pdt.Dr.John Weol seharusnya dapat menangkap visi dan misi sekaligus dapat mewujudkan visi dan misi itu , sebagai bawahan tentunya kita dapat bekerja demi kepentingan bersama.Ia menambahkan, soliditas antara MD, MW, wilayah, dan para gembala sidang menjadi kunci dalam melayani para hamba Tuhan di Jakarta. Kunjungan MD ,berkolaborasi dengan MW kepada para gembala dapat menjadi ruang untuk mendengarkan masukan, mengetahui kebutuhan, serta mencari solusi bersama dalam penggembalaan.</p>
<p>Pemimpin dengan Media Sosial</p>
<p>Melihat fenomena yang berkermbang terkait penggunaan media sosial menurut Pdt. Albert bahwa hamba-hamba Tuhan dan pemimpin gereja dapat berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Baik di ruang mimbar gereja bahkan Setiap pernyataan yang disampaikan di ruang publik dapat dibaca oleh jemaat dan memiliki dampak pada kondisi rohani mereka. Bahkan juga dapat berdampak negative .</p>
<p>“Apa yang kita tulis dan sampaikan di media sosial dibaca oleh jemaat. Kita dapat menyampaikan hal-hal yang memberikan kekuatan spiritual yang berdasarkan Firman Tuhan bagi mereka,” ungkapnya.</p>
<p>Pelayanan GPdI di Malaysia, Dibentuk Tiga Perwakilan</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1058" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260213_135515-281x300.jpg" alt="" width="281" height="300" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260213_135515-281x300.jpg 281w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260213_135515.jpg 524w" sizes="(max-width: 281px) 100vw, 281px" /></p>
<p>Dalam pembicaraan, Pdt. Albert Kurniawan yang juga menjabat sebagai Departemen Luar Negeri MP GPdI, membagikan pengalamannya saat melakukan kunjungan pelayanan ke Sarawak, dan Sabah &#8211; Malaysia.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa sebelumnya telah ada struktur Majelis Daerah (MD) GPdI di Malaysia yang mencakup wilayah Semenanjung , Sarawak dan Sabah .<br />
Pada akhir 2024 hingga awal 2025, dijadwalkan pembukaan Sekolah Alkitab Malaysia Pdt. Albert Kurniawan,ditunjuk sebagai utusan untuk menghadiri acara tersebut disertai surat tugas MP oleh karena Pdt Dr.John Weol MM,MTh,sebagai Ketua Umum tidak dapat menghadiri acara tersebut.</p>
<p>Pada moment ini Majelis Pusat setelah melihat kondisi geografis negara Malaysia yang cukup luas, di mana perjalanan antar wilayah jaraknya begitu jauh dan juga memerlukan dokumen perjalanan tersendiri yang dapat menjadi sebuah kesulitan tersendiri maka MP merencanakan untuk membagi perwakilan GPdI untuk tiga wilayah.</p>
<p>Pada ibadah pembukaan Sekolah Alkitab, Pdt. Albert menyampaikan firman Tuhan dan menjelaskan keputusan Majelis Pusat bahwa struktur di Malaysia akan dibentuk sebagai Perwakilan GPdI yang terbagi menjadi tiga wilayah.</p>
<p>Para pemimpin setempat menanyakan kejelasan Surat Keputusan (SK) dan waktu pelaksanaan. Pdt. Albert menyampaikan bahwa SK akan diterbitkan dan segera di proses .</p>
<p>Setelah kembali ke Indonesia, rencana tersebut disampaikan kepada Ketua Umum dan Sekretaris Umum. Pihak Malaysia memberikan respons positif dan menyatakan kesediaan mengikuti arahan dari Majelis Pusat. Proses kemudian dipercepat dengan rencana Majelis Pusat berkunjung ke Malayasia dan melantik tiganperwakilan GPdI di Malaysia yakni Semenanjung,Serawak Sabah,dan diperluas jangkauannya sampai ke Filipina .</p>
<p>Perkembangan selanjutnya menunjukkan kemajuan yang baik bahwa ini menandakan bahwa semua pengurus perwakilan telah bekerja dengan baik Pertumbuhan gereja semakin berkembang dan pelayanan meluas, termasuk rencana pengembangan ke Sabah Sandakan, Filipina , disela kesibukan yang dalam waktu dekat akan melayani warga GPdI serta bertemu dengan MD di Australia.</p>
<p>Kunjungan Pdt.Albert Kurniawan ke pada bulan Januari 2026 lalu ke Malaysia kali ini oleh karena terundang untuk berbicara dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh para pimpinan gereja antar denominasi dan pada kesempatan inilah ia menyampaikan bahwa GPdI merupakan mitra kerja Foursquare. Ketua Umum MP GPdI Pdt. Dr. John Weol telah dilantik sebagai Ketua Penasehat Foursquare, sedunia sebuah pengakuan internasional bagi pelayanan GPdI. Dan GPdI sudah berdiri selama 106 tahun dan berada tersebar di seluruh dunia .</p>
<p>Salah satu pihak terkait di Malaysia mengusulkan agar Perwakilan GPdI di Malaysia dapat bertemu dengan pemerintah setempat.<br />
Di sisi lain, pelayanan di lapangan menunjukkan perkembangan signifikan. GPdI menerima hibah sebidang tanah dari kepala kampung serta sebuah gedung gereja di daerah Miri -Serawak Selain itu, sebuah gedung gereja di kawasan kilang minyak CPO juga diserahkan untuk dilayani GPdI dan sedang dalam tahap perbaikan serta renovasi, dengan rencana waktu dekat akan diresmikan oleh Ketua Umum.</p>
<p>Pdt. Albert menyampaikan bahwa selama masa kepemimpinan Pdt. Dr. John Weol, telah terbangun kurang lebih 500 gereja di seluruh Indonesia, serta pertumbuhan gereja yang berada di luar negri ,hal ini menjukan bahwa organisasi GPdI di bawah kepemimpinan Bapa Pdt Dr Johnny Weol dapat berjalan dengan baik , sebagai ketua MD Jakarta terkebih sebagai Ketua Umum GPdI di Indinesia dan luar Negeri.oleh sebab itu mari kita dukung bersama agar GPdI semakin maju , berkembang dan semua untuk kemuliaan nama Tuhan kita Yesus Kristus .</p>
<p>Pengalaman di Malaysia menjadi refleksi penting bahwa kepemimpinan yang solid, terbuka, dan mengedepankan kolaborasi adalah kunci bagi kemajuan pelayanan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/02/13/pdt-albert-kepemimpinan-solid-bersinergi-dan-berkolaborasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Tengah Hujan lebat Tak Surutkan semangat Peserta Hamba Tuhan Lansia Hadiri Ibadah dan Talk Show di Ancol</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/02/12/di-tengah-hujan-lebat-tak-surutkan-semangat-peserta-hamba-tuhan-lansia-hadiri-ibadah-dan-talk-show-di-ancol/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/02/12/di-tengah-hujan-lebat-tak-surutkan-semangat-peserta-hamba-tuhan-lansia-hadiri-ibadah-dan-talk-show-di-ancol/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 12:10:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1043</guid>

					<description><![CDATA[Di Tengah Hujan lebat Tak Surutkan semangat Peserta Hamba Tuhan Lansia Hadiri Ibadah dan Talk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1046" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0020-1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0020-1-300x225.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0020-1-1024x768.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0020-1-768x576.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0020-1-1536x1152.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0020-1.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1064" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_143522-300x178.jpg" alt="" width="300" height="178" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_143522-300x178.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_143522.jpg 708w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Di Tengah Hujan lebat Tak Surutkan semangat Peserta Hamba Tuhan Lansia Hadiri Ibadah dan Talk Show di Ancol</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1045" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0019-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0019-300x225.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0019-1024x768.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0019-768x576.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0019-1536x1152.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0019.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1067" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_144241-300x190.jpg" alt="" width="300" height="190" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_144241-300x190.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_144241-540x340.jpg 540w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_144241.jpg 695w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1066" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_143505-300x159.jpg" alt="" width="300" height="159" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_143505-300x159.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260213_143505.jpg 720w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Jakarta Utara.Nafirinews.com— Hujan lebat disertai angin kencang mewarnai jalannya sebuah acara rohani yang digelar di Walking Drums by The Beach Restaurant, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu,7/02/2026.</p>
<p>Sejak pukul 08.00 WIB. Meski cuaca kurang bersahabat, semangat para peserta yang mayoritas berusia 70 tahun ke atas tidak surut untuk tetap hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.<br />
Tercatat sekitar 90 orang menghadiri kegiatan tersebut. Mereka datang dengan antusias untuk mengikuti ibadah dan sesi talk show yang menjadi agenda utama acara.</p>
<p>Hadir sebagai pembicara, Pdt. Dr. Johnny W. Weol, MM, M.Th., yang menyampaikan pesan penguatan rohani dan motivasi bagi para peserta. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, para peserta terlihat mengikuti setiap sesi dengan khidmat.<br />
Selain ibadah dan talk show, acara juga diisi dengan momen saling mendoakan antara orang tua dan anak-anak hamba Tuhan. Suasana haru dan penuh makna terasa ketika doa-doa dipanjatkan sebagai bentuk dukungan, kasih, dan penguatan lintas generasi.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi bukti bahwa usia dan kondisi cuaca tidak menjadi penghalang bagi para lansia untuk tetap bertumbuh dalam iman dan membangun kebersamaan dalam persekutuan.</p>
<p>ER/td</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/02/12/di-tengah-hujan-lebat-tak-surutkan-semangat-peserta-hamba-tuhan-lansia-hadiri-ibadah-dan-talk-show-di-ancol/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepemimpinan Gereja dan Budaya Koreksi</title>
		<link>https://nafirinews.com/2026/02/11/kepemimpinan-gereja-dan-budaya-koreksi/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2026/02/11/kepemimpinan-gereja-dan-budaya-koreksi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 08:46:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1039</guid>

					<description><![CDATA[Kepemimpinan Gereja dan Budaya Koreksi Suksesi kepemimpinan, baik dalam kepemimpinan Rohani (Sinodal Gereja) ataupun kepemimpinan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: left;">Kepemimpinan Gereja dan Budaya Koreksi<img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-1040 aligncenter" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260211_154218-254x300.jpg" alt="" width="254" height="300" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260211_154218-254x300.jpg 254w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot_20260211_154218.jpg 531w" sizes="(max-width: 254px) 100vw, 254px" /></p>
<p>Suksesi kepemimpinan, baik dalam kepemimpinan Rohani (Sinodal Gereja) ataupun kepemimpinan sekular, seringkali memunculkan tanggapan baik positiv maupin negativ . Hal ini adalah bagian dari dinamika yang tak terhindarkan dalam sebuah organisasi.<br />
munculnya tanggapan ini karena berbagai faktor, termasuk perbedaan pandangan dan visi. Berbagai tanggapan muncul, dari dukungan hingga kritik. Perbedaan ini seharusnya tidak dilihat sebagai ancaman, melainkan sebagai tanda bahwa gereja masih hidup dan peduli pada arah pelayanannya.</p>
<p>Kritik ataupun koreksi hendaknya dipandang sebagai usaha membangun iman dan bukanlah penolakan terhadap otoritas rohani. Justru sebaliknya, kritik yang disampaikan secara bertanggung jawab adalah bentuk kasih dan kepedulian. Alkitab mengingatkan, “Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya” (Ams. 27:17). Gereja menjadi lemah bukan karena dikritik, tetapi karena menutup diri terhadap koreksi.</p>
<p>Kepemimpinan sinode memikul amanah gembala yang besar, bukan hanya secara struktural, tetapi juga secara moral dan spiritual. Karena itu, cahaya transparansi, akuntabilitas, dan sikap mau mendengar menjadi kunci penting membangun kembali kepercayaan jemaat. Rasul Petrus menasihatkan para pemimpin agar menggembalakan umat Allah dengan tulus, “jangan karena mau mencari keuntungan” (1 Ptr. 5:2).</p>
<p>Di tengah dinamika ini, gereja dipanggil untuk kembali pada teladan Kristus yang abadi: memimpin dengan kasih, melayani dengan kerendahan hati, dan berani memperbaiki diri. “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik” (1 Tes. 5:21) adalah prinsip sederhana namun relevan bagi kepemimpinan gereja masa kini.</p>
<p>Pada akhirnya, budaya koreksi bukanlah tanda perpecahan, melainkan jalan pendewasaan rohani. Gereja yang mau dikoreksi adalah gereja yang terus bertumbuh dan tetap relevan di tengah perubahan zaman.</p>
<p>Tenny</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2026/02/11/kepemimpinan-gereja-dan-budaya-koreksi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua Umum PGPI Selama 46 Tahun PGPI Hari Sudab Menjangkau Pelosok Indonesia</title>
		<link>https://nafirinews.com/2025/09/24/ketua-umum-pgpi-selama-46-tahun-pgpi-hari-sudab-menjangkau-pelosok-indonesia/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2025/09/24/ketua-umum-pgpi-selama-46-tahun-pgpi-hari-sudab-menjangkau-pelosok-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2025 07:14:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1026</guid>

					<description><![CDATA[Ketua Umum PGPI Selama 46 Tahun PGPI Hari Sudab Menjangkau Pelosok Indonesia Ketua Umum PGPI...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ketua Umum PGPI Selama 46 Tahun PGPI Hari Sudab Menjangkau Pelosok Indonesia</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1028" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0062-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0062-300x225.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0062-1024x768.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0062-768x576.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0062-1536x1152.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0062-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Ketua Umum PGPI Pdt. Dr. Jason Joram Balompapueng menegaskan pelayanan PGPI selama 46 tahun dan sampai hari ini sudah bisa menjangkau hingga ke pelosok-pelosok negeri ini. Capaian bukan hal mudah namun tetap kita syukuri. Hal disampaikan dalam ibadah pembukaan dan perayaan HUT 46 PGPI yang berlangsung di Hotel Seruni, Cisarua Bogor, Senin (22 /09.)</p>
<p>“Selama 46 tahun perjalanan PGPI menapak pelayanan harus kita syukuri karena sudah men jangkau pelosok Indonesia. Tuhan dalam firmannya, Aku akan menyertai engkau sampai akhir zaman,”</p>
<p>Tampak hadir di jajaran tamu kehormatan Dirjen Bimas Kristen Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th, M.Pd, para ketua daerah dan para pendeta PGPI DKI Jakarta serta para undangan lainnya. Hadir juga tamu kehormatan antara lain H. Muklis mewakili Birodikmental Pemda DKI, Yusran Feri selaku Vice President Bank Mandiri Wilayah Jakarta dan Iksanudin Kepala Biro BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek. Acara dihadiri sedikitnya 600 pendeta.</p>
<p>Dalam ibadah pembukaan, Pendeta Jason Balompapueng mengambil firman dari kitab Matius 28:19-20. Dimanakah Tuhan saat kita perlukan? Dimana ada dua tiga orang berkumpul pasti Aku (Tuhan) ada di sana. Dalam kebersamaan kita, pelayanan PGPI sampai hari ini bisa menjangkau hingga ke pelosok-pelosok negeri ini. “Selama 46 tahun perjalanan PGPI dan Tuhan menyatakan, Aku akan menyertai engkau sampai akhir zaman.”</p>
<p>Sekarang hampir setiap minggu ada penutupan gereja diberitakan di media sosial. Setelah peristiwa Cidahu, Padang berita terbaru ada GBI ditutup di Tangerang.</p>
<p>“Ketika menghadiri pertemuan gereja di Helsinki, Finlandia belum lama ini, saya ditanya oleh mereka dengan penasaran ingin tahu terkait penutupan gereja di Indonesia. Saya jelaskan dari dulu sudah terjadi seperti itu. Tapi meski demikian setiap sinode terus bertumbuh dan tidak kekurangan orang percaya,” ungkapnya.</p>
<p>Tetapi kita percaya ketika tujuh gereja dibongkar kita bangun lagi sepuluh gereja. Karena pendeta aliran pentakosta semua hamba Tuhan yang luar biasa. Ketika ada penutupan yang kita lakukan praise and whorship, sama seperti dilakukan Silas yang setia menyembah dan memuji Tuhan saat tangannya diborgol.</p>
<p>Diingatkan Pdt. Jason para gembala bahwa modal kita aliran gereja pentakosta melayani adalah dengan mengandalkan doa, lutut dan air mata. Sama seperti Hizkia yang doanya dikabulkan Allah demikian juga doa kita juga akan dikabulkan dalam setiap pelayanan kita.</p>
<p>Dalam perayaan HUT 46 PGPI, sebagai Ketua PGPI Provinsi DKI Jakarta Pdt. Jason Balompapueng dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran Dirjen Bimas Kristen, Birodikmental, BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Mandiri. Jason juga berterimakasih kepada Pengurus Pusat dan Pengurus Daerah PGPI yang telah berkenan datang, serta untuk seluruh panitia perayaan HUT 46 PGPI.</p>
<p>Perayaan HUT 46 PGPI dengan mengambil tema; Togethersness 46 th Anniversary &amp; Pastors Fellowship Provinsi DKI Jakarta, bertempat di Hotel Seruni, Cisarua, Bogor Senin sore (22/09/2025).</p>
<p>Anniversary ini dihadiri Ketua Umum PGPI Pdt. Dr. Jason Joram Balompapueng, yang juga menjabat Ketua Daerah PGPI Provinsi DKI Jakarta, Dirjen Bimas Kristen Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th, M.Pd, para ketua daerah dan para pendeta PGPI DKI Jakarta serta para undangan lainnya. Hadir juga tamu kehormatan antara lain H. Muklis mewakili Birodikmental Pemda DKI, Yusran Feri selaku Vice President Bank Mandiri Wilayah Jakarta dan Iksanudin Kepala Biro BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek. Acara dihadiri sedikitnya 600 pendeta.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2025/09/24/ketua-umum-pgpi-selama-46-tahun-pgpi-hari-sudab-menjangkau-pelosok-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Para Tokoh Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset, Sebut Komitmen Partai Politik Jadi Kunci</title>
		<link>https://nafirinews.com/2025/09/23/para-tokoh-desak-pengesahan-ruu-perampasan-aset-sebut-komitmen-partai-politik-jadi-kunci/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2025/09/23/para-tokoh-desak-pengesahan-ruu-perampasan-aset-sebut-komitmen-partai-politik-jadi-kunci/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 12:41:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1022</guid>

					<description><![CDATA[Para Tokoh Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset, Sebut Komitmen Partai Politik Jadi Kunci JAKARTA –...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Para Tokoh Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset, Sebut Komitmen Partai Politik Jadi Kunci</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1024" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0011-300x157.jpg" alt="" width="300" height="157" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0011-300x157.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0011-1024x534.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0011-768x401.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0011-1536x802.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0011.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1023" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0010-300x165.jpg" alt="" width="300" height="165" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0010-300x165.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0010-1024x564.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0010-768x423.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0010-1536x847.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250922-WA0010.jpg 1551w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>JAKARTA – Sejumlah tokoh dari berbagai organisasi keagamaan dan kepemudaan menyuarakan desakan agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana segera dibahas dan disahkan oleh DPR RI. Dalam Dialog Kebangsaan bertajuk &#8220;Macetnya RUU Perampasan Aset Koruptor&#8221; yang digelar secara daring pada Minggu (21/9), yang dipandu oleh Ashiong P. Munthe. Para narasumber sepakat bahwa RUU ini krusial untuk menyelamatkan keuangan negara dan memberikan efek jera, namun terhambat oleh kurangnya kemauan politik (political will) yang nyata, terutama dari partai politik.</p>
<p>Dialog ini menghadirkan Sahat Martin Sinurat (Ketua Umum PP GAMKI), Dr. Djasermen Purba (Ketua Umum MUKI), Pdt. Dr. Japarlin Marbun (Ketua Umum BAMAGNAS), Pdt. Harsanto Adi (Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia), dan Albert Siagian (Pengamat Sosial Politik).</p>
<p>Ketua Umum PP GAMKI, Sahat Martin Sinurat, mengawali diskusi dengan memaparkan sejarah panjang RUU Perampasan Aset yang telah digagas sejak era Presiden Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, meski Presiden Joko Widodo telah berulang kali mengirimkan Surat Presiden (Surpres) agar RUU ini dibahas, DPR tidak kunjung menindaklanjutinya hingga akhir masa jabatan.</p>
<p>&#8220;Gagasan ini sudah ada sejak lama, masuk prolegnas, dan terus didorong pemerintah. Namun, hingga akhir pemerintahan Presiden Jokowi, RUU ini tidak kunjung dibahas dan diputuskan oleh DPR RI,&#8221; ujar Sahat.</p>
<p>Harapan baru muncul setelah Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan RUU ini, yang disambut positif oleh DPR. Namun, Sahat menekankan bahwa kunci utamanya ada pada partai politik.</p>
<p>&#8220;Kita bisa mendesak pemerintah dan DPR, tapi kalau partai politik tidak punya spirit yang sama, tidak akan ada gunanya. Para pejabat eksekutif dan legislatif dari pusat hingga daerah berasal dari partai politik. Pertanyaannya, apakah pimpinan partai sudah memberikan perintah kepada anggotanya di Senayan untuk memutuskan undang-undang ini?&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sahat juga menyoroti tiga esensi penting RUU ini, yaitu Penyitaan Aset Pra-Vonis: Negara dapat menyita aset yang diduga hasil korupsi sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkrah) untuk mencegah pelaku menyembunyikan atau memindahkan asetnya.</p>
<p>Menjangkau Pelaku yang Tidak Bisa Diadili: RUU ini memungkinkan perampasan aset dari tersangka yang meninggal dunia, melarikan diri (DPO), atau tidak dapat diadili karena alasan lain.</p>
<p>Pengawasan Ketat: Perlu ada batasan yang jelas dan lembaga pengawas yang transparan agar UU ini tidak disalahgunakan oleh aparat penegak hukum.</p>
<p>Ia menutup paparannya dengan seruan agar lembaga keagamaan tidak hanya bersuara keluar, tetapi juga melakukan introspeksi untuk memberantas praktik koruptif di lingkungan internal.</p>
<p>Dr. Djasermen Purba: &#8220;Kawal Prolegnas 2025, Hubungi Fraksi-Fraksi&#8221;<br />
Ketua Umum MUKI, Dr. Djasermen Purba, menegaskan bahwa RUU Perampasan Aset adalah regulasi vital untuk mempercepat pemulihan kerugian negara dan memperkuat sistem hukum nasional. Ia mengingatkan bahwa RUU ini telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2025.</p>
<p>&#8220;Dengan masuknya RUU ini sebagai prioritas, artinya harus disahkan selambat-lambatnya akhir tahun 2025. Tugas kita bersama adalah mengawal agar target ini tidak terlewat,&#8221; kata Djasermen, yang juga merupakan mantan anggota DPD RI.</p>
<p>Menurutnya, langkah konkret yang harus dilakukan masyarakat sipil adalah mendekati dan berkolaborasi dengan fraksi-fraksi di DPR.</p>
<p>&#8220;Kita harus mendampingi fraksi-fraksi yang ada. Kami dari MUKI akan mencoba menghubungi fraksi yang kami kenal untuk mendorong percepatan ini. Ini bukan hanya ucapan, tapi harus ada tindakan nyata,&#8221; serunya.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya harmonisasi RUU ini dengan peraturan perundang-undangan lain seperti KUHP dan UU Tipikor, serta memastikan perlindungan terhadap hak-hak konstitusional warga negara dalam proses perampasan aset.</p>
<p>Pdt. Dr. Japarlin Marbun: &#8220;Bentuk Kaukus Kebangsaan untuk Tekanan Bersama&#8221;<br />
Senada dengan pembicara lainnya, Ketua Umum BAMAGNAS, Pdt. Dr. Japarlin Marbun, menyatakan dukungan penuh terhadap pengesahan RUU ini. Menurutnya, uang hasil korupsi harus bisa diambil kembali untuk sebesar-besarnya pembangunan bangsa.</p>
<p>&#8220;Bagi kita orang Kristen, semangat ini sejalan dengan apa yang dikatakan Zakheus, yang bersedia mengembalikan apa yang ia rampas. UU ini akan mempermudah pemerintah dan aparat melakukan hal serupa,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menanggapi adanya kesan keengganan dari beberapa fraksi di DPR, Japarlin mengusulkan sebuah gerakan bersama yang lebih terorganisir. Ia merasa upaya yang dilakukan secara parsial oleh masing-masing organisasi kurang memberikan dampak signifikan.</p>
<p>&#8220;Jangan kita bergerak sendiri-sendiri. Bila perlu, kita bentuk semacam Kaukus Cinta Bangsa yang merupakan perpaduan dari berbagai ormas. Dengan bergerak bersama, kita bisa memberikan tekanan yang lebih kuat agar kemacetan pembahasan RUU ini bisa segera teratasi,&#8221; usulnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa BAMAGNAS telah menjalin komunikasi dengan sejumlah anggota DPR, namun mengakui bahwa dorongan kolektif akan jauh lebih efektif.</p>
<p>Pdt. Harsanto Adi &amp; Albert Siagian: Soroti Peran Gereja dan Kendala Teknis<br />
Pdt. Harsanto Adi dari Asosiasi Pendeta Indonesia menambahkan perspektif dari peran gereja. Menurutnya, gereja harus menjadi &#8220;rahim&#8221; yang melahirkan politisi, pejabat, dan pengusaha yang memiliki rasa takut akan Tuhan dan bekerja sesuai firman-Nya. Di sisi teknis, ia menekankan pentingnya proses perampasan aset yang adil dan transparan, serta mengusulkan pembentukan badan pengelola aset terpadu yang independen dari KPK, Kejaksaan, maupun Kepolisian.</p>
<p>Sementara itu, Pengamat Sosial Politik Albert Siagian menyoroti dua kendala utama yang belum tuntas. Pertama, belum adanya kesepakatan final di internal pemerintah, yakni antar kementerian dan lembaga terkait, mengenai naskah akademik RUU. Kedua, belum tercapainya komitmen politik dan kata sepakat di antara fraksi-fraksi partai politik di DPR.</p>
<p>&#8220;Apa yang diperjuangkan rakyat sejak 2003 masih jauh. Tanpa ada kesepakatan di tingkat pemerintah dan komitmen dari partai-partai di DPR, nasib RUU ini masih belum jelas,&#8221; pungkas Albert.</p>
<p>Sebagai moderator dalam dialog kebangsaan, Ashiong P. Munthe menutup rangkaian diskusi dengan menyampaikan catatan kesimpulan yang merangkum pandangan para narasumber. Ia menegaskan bahwa pengesahan RUU Perampasan Aset Koruptor adalah kebutuhan mendesak yang harus segera ditindaklanjuti oleh DPR RI tanpa penundaan, sebab regulasi ini akan memperkuat upaya pemberantasan korupsi, mempercepat pemulihan kerugian negara, serta menutup celah bagi para koruptor untuk menyembunyikan atau memindahkan aset hasil kejahatan. Karena itu, seluruh partai politik didesak agar memberikan instruksi jelas kepada kadernya di parlemen untuk fokus, serius, dan konsisten dalam mengawal serta mengesahkan RUU ini. Lebih lanjut, Ashiong menekankan pentingnya kaderisasi nyata dalam tubuh organisasi, lembaga masyarakat, maupun gereja, yang berorientasi pada pembentukan pribadi berintegritas, jujur, dan berani melawan korupsi. Ia menegaskan bahwa umat Kristen harus mengedepankan integritas hidup benar, sehingga saat dipercaya masuk ke dalam sistem politik dan pemerintahan, mereka tidak terjebak dalam praktik koruptif, melainkan menjadi teladan yang membawa perubahan bagi bangsa. APM</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2025/09/23/para-tokoh-desak-pengesahan-ruu-perampasan-aset-sebut-komitmen-partai-politik-jadi-kunci/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran Dukung  Acara API dan Rakernas 2025 Pewarna Indonesia Akan dilasanakan Di Palangka Raya</title>
		<link>https://nafirinews.com/2025/09/19/gubernur-kalimantan-tengah-agustiar-sabran-dukung-acara-api-dan-rakernas-2025-pewarna-indonesia-akan-dilasanakan-di-palangka-raya/</link>
					<comments>https://nafirinews.com/2025/09/19/gubernur-kalimantan-tengah-agustiar-sabran-dukung-acara-api-dan-rakernas-2025-pewarna-indonesia-akan-dilasanakan-di-palangka-raya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 11:14:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nafirinews.com/?p=1015</guid>

					<description><![CDATA[Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran Dukung  Acara API dan Rakernas 2025 Pewarna Indonesia Akan dilasanakan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran Dukung  Acara API dan Rakernas 2025 Pewarna Indonesia Akan dilasanakan Di Palangka Raya</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1017" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0021-300x226.jpg" alt="" width="300" height="226" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0021-300x226.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0021-1024x773.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0021-768x580.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0021.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1018" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0022-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0022-300x225.jpg 300w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0022-1024x768.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0022-768x576.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0022-1536x1152.jpg 1536w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0022.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1016" src="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0023-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" srcset="https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0023-225x300.jpg 225w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0023-768x1024.jpg 768w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0023-1152x1536.jpg 1152w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0023-1024x1365.jpg 1024w, https://nafirinews.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250919-WA0023.jpg 1200w" sizes="(max-width: 225px) 100vw, 225px" /></p>
<p>Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PP PEWARNA INDONESIA) didampingi Pengurus Daerah Kalimantan Tengah (PD KALTENG) berkesempatan menemui Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.Ikom di Istana &#8216;ISEN MULANG&#8221; Rumah Jabatan Gubernur Kalteng pada Rabu 17 September 2025. Hadir pula bersama bapak Gubernur Kalteng Plt. Kepala Dinas Kominfosantik Rangga Lesmana, dr. Seniriaty Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang juga Direktur RS. Jiwa Kalawa Atei, dan Sigit Widodo.</p>
<p>Ketua Umum PEWARNA INDONESIA Yusuf Mujiono, didampingi Bendahara Umum Albert Muntu, Departemen Litbang Dwi Urip Premono, Departemen Ekonomi Kreatif Elly dan Departemen OKK Endharmoko. Sementara dari PD KALTENG hadir Penasehat Pdt. Adrian Sabar, Ketua PD. Frida Magdalena, dan Sekretaris PD. Darity Hildan.</p>
<p>Adapun Yusuf Mujiono mengawali pertemuan dengan mengenalkan apa itu PEWARNA INDONESIA dan yang menjadi Visi Misi. &#8220;Sebagai Wadah Wartawan Nasrani, mengedepankan UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik dalam menjaga Integritas dan Profesionalitas&#8221;, ungkapnya.<br />
Lanjut Yusuf dalam peran berbangsa dan bernegara PEWARNA INDONESIA berperan aktif menjaga keberagaman dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila dengan menghasilkan karya &#8211; karya yang bermanfaat dan membangung.</p>
<p>Menurut Yusuf, Kesetaraan harus terus digaungkan dan dijaga oleh seluruh anak bangsa.<br />
Hal kedua yang disampaikan adalah permintaan dukungan untuk kegiatan PEWARNA INDONESIA yaitu APRESIASI PEWARNA INDONESIA dan RAPAT KERJA NASIONAL TAHUN 2025. Di informasikan kedua kegiatan tersebut direncanakan di Palangka Raya., Kalimantan Tengah pada 12 &#8211; 15 November 2025. &#8220;Awalnya kami rencanakan di Kota Medan Sumatera Utara, namun kondisi di Kota Medan belum kondusif pasca aksi massa diakhir Agustus yang lalu&#8221;, ungkap Yusuf.</p>
<p>Mendengar paparan Yusuf Mujiono, Gubernur Agustiar menyambut baik kehadiran PEWARNA INDONESIA di Kalteng. &#8220;Bila hanya memfasilitasi untuk tempat acara, makan minum, snack dan tempat menginap dengan nilai yang wajar kami masih bisa bantu, mengingat kondisi saat ini Kebijakan Efisiensi Pemerintan Pusat,ungkap Gubernur Agustiar. Terkait Pemberian Apresiasi Pewarna Indonesia yang akan diterimanya Gubernur Agustiar bertanya dan berharap bahwa API diberikan dengan penilaian yang jujur dan apa adanya. &#8220;Saya belum lama ini menerima penghargaan dari INews untuk Program Pendidikan dan dari KOMPAS untuk Program Kesehatan, keduanya diberikan sesuai dengan kenyataan yang ada, &#8220;Jelas Gubernur Agustiar.</p>
<p>Dwi Urip dari Departemen Litbang menjelaskan mekanisme pemilihan para penerima API di setiap tahunnya. &#8220;Mekanisme pemilihannya objektif, dengan beberapa penyaringan dari beberapa kandidat, untuk selanjutnya akab dipilih oleh seluruh Anggota Pewarna Indonesia di 15 Propinsi,&#8221;jelas Urip. Lebih lanjut Urip menyoroti penilaian awal yang sudah tim dapatkan atas apa yang Gubernur Kalteng lakukan sejak memimpin terhadap kesetaraan diantara masyarakat Kalteng yang beragam. &#8220;Pada saatnya nanti kami sampaikan hasil penilaian terhadap penerima API dengan 12 Kategori yang kami tetapkan&#8221;, pungkas Urip.</p>
<p>Pertemuan yang awalnya singkat berlangsung sedikit panjang dan Pimpinan Pewarna Indonesia menghaturkan pamit dan berterima kasih untuk pertemuan ditengah kesibukan Gubernur Agustiar. Pertemuan diakhiri dengan berfoto bersama dan beramah tamah.</p>
<p>Dilaporkan Oleh :Tim Pewarna Indonesia</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nafirinews.com/2025/09/19/gubernur-kalimantan-tengah-agustiar-sabran-dukung-acara-api-dan-rakernas-2025-pewarna-indonesia-akan-dilasanakan-di-palangka-raya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
