Komisi Daerah Pelayanan Anak Pantrkosta,GPdI Jakarta Sukses Gelar Pantekosta Children Festival anak GPdI Jakarta

Komisi Daerah Pelayanan Anak Pantekosta,GPdI Jakarta Sukses Gelar Pantekosta Children Festival anak GPdI Jakarta


Pantekosta Children Festival anak GPdI DK Jakarta telah berlangsung dengan baik.Acara yang di gelar pada Sabtu 28 Maret 2026 dilaksanakan di Gedung Sentra GPdI Jl.Sunter Jakarta Utara.

Pdt. Albert Kurniawan Wakil Ketua Majelis Daerah GPdI DKI Jakarta, dalam sambutanya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pesta Anak Pantekosta DKI Jakarta 2026. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat datang kepada para undangan, antara lain perwakilan Gubernur DKI Jakarta, Pembimas Kristen, pimpinan Majelis Pusat dan Majelis Daerah, para gembala, guru sekolah minggu, orang tua, serta anak-anak peserta lomba.Ia menegaskan bahwa anak-anak merupakan generasi penerus gereja, bangsa, dan negara. Oleh karena itu, Majelis Daerah GPdI DKI Jakarta berkomitmen mendukung kegiatan pelayanan anak, karena melalui acara seperti ini anak-anak diajar nilai-nilai sportivitas, integritas, kreativitas, serta karakter Kristus. Menurutnya, pembinaan sejak dini akan menolong anak-anak bertumbuh dan memberikan dampak positif bagi gereja, masyarakat, serta masa depan Indonesia.
Pdt. Albert juga berharap kegiatan Pesta Anak Pantekosta dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar membawa pengaruh yang lebih besar bagi pembinaan generasi muda gereja. Ia menutup sambutan dengan menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas penyelenggaraan Pesta Anak Pantekosta DKI Jakarta 2026 serta doa agar Tuhan Yesus memberkati seluruh rangkaian kegiatan.

Ustad Andika dari Biro DikmentalHadir mewakili Gubernur DKI Jakarta, dalam sambutanya mengatakan bahwa Pesta Anak Pantekosta DKI Jakarta 2026 yang nerupakan kegiatan bernuansa religius seperti ini penting karena memberi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat melalui berbagai lomba seni dan rohani, sehingga mereka terhindar dari pengaruh negatif.Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memetakan sejumlah wilayah yang rawan masalah sosial seperti narkoba dan tawuran, terutama di daerah dengan minim kegiatan positif. Karena itu, ia mengajak semua pihak, termasuk gereja, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi muda. Ia juga mengapresiasi kontribusi GPdI yang dinilai turut menjaga moral bangsa, khususnya di Jakarta. Kepada para peserta, ia mendorong agar berlomba secara kompetitif dan sportif, sementara kepada para juri diharapkan memberikan penilaian objektif karena hasilnya akan memengaruhi pembinaan generasi masa depan.Di akhir sambutan, ia menyampaikan salam dari Gubernur, Wakil Gubernur, dan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat nilai-nilai moral dan membangun generasi yang berguna bagi bangsa.
Sementara itu Pembimas Kristen Provinsi DKI Jakarta Pdt. H. H. Nainggolan menekankan pentingnya pembinaan generasi muda gereja di tengah tantangan zaman.

Ia menyampaikan bahwa Pesta Anak Pantekosta menjadi momentum strategis untuk memperkuat iman anak-anak sejak dini, terutama menghadapi pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi yang dapat berdampak pada kehidupan rohani generasi muda.Ia mengungkapkan hasil riset yang menunjukkan menurunnya keterlibatan anak muda dalam kehidupan gereja serta rendahnya kebiasaan membaca Alkitab. Karena itu, gereja, orang tua, dan guru sekolah minggu diharapkan bekerja sama menciptakan suasana ibadah yang membawa anak-anak berjumpa dengan Tuhan serta membiasakan doa dan pembacaan Alkitab di rumah.Menurutnya, kegiatan Pesta Anak Pantekosta penting untuk membentuk disiplin rohani, menanamkan pengajaran yang benar, dan menumbuhkan karakter Kristiani. Ia juga mengingatkan para peserta agar berlomba dengan sportif, tidak kecewa jika belum menjadi pemenang, serta menjadikan kegiatan ini sebagai sarana membangun iman dan kebersamaan. Di akhir sambutan, ia mendorong seluruh pihak untuk terus melakukan pembinaan anak secara konsisten tanpa menunda, sehingga generasi muda gereja dapat bertumbuh dan menjadi berkat bagi gereja, masyarakat, dan bangsa.
TD



