JALANI 2024 DENGAN CINTA KASIH DAN PERSAUDARAAN UNTUK KEDAMAIAN DI PAPUA Oleh : Pdt. Iker Rudy Tabuni, M.Th Ketua Wilayah GIDI Pantai Utara, Papua

0

Di awal tahun yang baru ini, saya sebagai Ketua Wilayah GIDI Pantai Utara (Pantura), mengajak umat gereja dan masyarakat di Papua untuk bersama-sama semakin menunjukkan cinta kasih dan memperkuat persaudaraan antara satu dengan yang lainnya.

Kedamaian yang terpenting dimulai dari dalam lubuk hati kita masing-masing sebagai sesama ciptaan-Nya. Seperti Tuhan yang telah terlebih dahulu menunjukkan kasih kepada kita semua.

Terkhusus bagi seluruh umat gereja dimanapun kita berada, saya hendak mengingatkan bahwa pada momen tahun yang baru ini, kita dapat merefleksikan contoh dan teladan yang hidup dari Tuhan Yesus, Sang Gembala yang baik.

Dimana sekitar 2024 tahun yang lalu, Ia tidak hanya berbicara, melainkan mengizinkan diri-Nya yang adalah Tuhan yang maha sanggup melakukan apapun, untuk kemudian berinkarnasi ke dalam tubuh manusia. Sehingga Tuhan dapat menunjukkan teladan dengan nyata kepada kita semua ciptaan-Nya tentang cinta kasih; bukan dari tulisan dan perkataan, melainkan melalui tindakan dan perbuatan.

Jemaat gereja di Papua, marilah kita tunjukkan ibadah kita melalui perbuatan, yakni dengan memberi diri sepenuhnya di tempat yang telah Tuhan percayakan kepada kita, untuk mengusahakan kedamaian di lingkungan tempat tinggal kita sehari-hari. Karena ciri utama dari pengikut Tuhan yaitu adanya kasih karunia dari Tuhan di dalam diri kita yang menyanggupkan kita untuk mengusahakan terciptanya suasana yang sesuai dengan karakteristik Tuhan yang adalah Kasih, di tempat dimana kita hidup dan beraktivitas sehari-hari.

Kemudian saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat, paguyuban, ormas dan kelompok-kelompok masyarakat lainnya yang ada di Papua. Marilah kita jalani bersama tahun 2024 ini dengan hidup berdampingan dalam cinta kasih dan perdamaian. Sehingga seluruh elemen masyarakat yang ada, baik masyarakat sipil maupun pemerintahan dapat bersama-sama membangun Papua dan membangun Indonesia untuk semakin unggul dan bermartabat.

Setiap pemuda-pemudi, pelajar dan mahasiswa di Papua, hendaklah kalian menjadi pribadi-pribadi yang memiliki hikmat dan pemikiran jauh ke depan dalam mengolah setiap informasi. Jangan termakan oleh hoaks dan provokasi untuk saling membenci, karena hal itu hanya akan merugikan diri dan masa depan kalian.

Anak-anak muda, hindarilah kebiasaan-kebiasaan negatif dan kenikmatan sesaat yang akan berujung kepada kesengsaraan. Mari lakukan aktivitas positif dan belajar dengan tekun. Banyak tanggung-jawab yang mulia menanti di masa depan anak-anak Papua, sebagai para calon pemimpin di Tanah Papua pada masa yang akan datang.

Pada akhirnya, marilah kita sama-sama belajar untuk saling mengasihi terhadap sesama kita di Tanah Papua tanpa membeda-bedakan suku dan ras, seperti Tuhan telah mengasihi kita lebih dulu dengan segala keanekaragaman yang ada. Saya berdoa semoga di tahun yang baru ini, tiap-tiap dari kita dapat menjadi berkat dan dampak positif bagi Tanah Papua, Indonesia dan dunia.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *